Asia Timur Pasifik Harus Menguatkan Pertahanan dari Ebola

19.48 / Diposting oleh nivra /

MANILA – Pada saat pertemuan Senin 13/10 Direktur Regional WHO Shin Young-soo mengatakan, kasus Ebola bawaan di wilayah Asia Timur Pasifik yang merupakan daerah dengan jumlah seperempat dari penduduk bumi, ‘tentu dapat menjadi sebuah kemungkinan’ mengingat pusat kegiatan tranportasi yang besar dan aktifnya perdagangan dan perjalanan. Asia Timur Pasifik Harus Menguatkan Pertahanan dari Ebola MANILA – Pada saat pertemuan Senin 13/10 Direktur Regional WHO Shin Young-soo mengatakan, kasus Ebola bawaan di wilayah Asia Timur Pasifik yang merupakan daerah dengan jumlah seperempat dari penduduk bumi, ‘tentu dapat menjadi sebuah kemungkinan’ mengingat pusat kegiatan tranportasi yang besar dan aktifnya perdagangan dan perjalanan. Ketua World Health Organisation (WHO) Margaret Chan mendesak negara – negara di wilayah Asia Timur dan Pasifik untuk memperkuat pertahanan terhadap wabah Ebola, peringatan ini juga dimaksudkan untuk seluruh dunia juga berisiko tinggi terjangkit virus ini. Wilayah dengan jumlah total penduduk mencapai 1,8 miliar orang telah menjadi korban dari munculnya beberapa penyakit termasuk Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan flu burung, tapi sejauh ini masih terbebas dari virus Ebola yang menjadi wabah di Afrika barat. Saat menghadiri pertemuan tahunan para pejabat kesehatan negara – negara Barat dan Pasifik, Chan mengatakan,“Dalam istilah sederhananya, wabah ini menunjukkan bagaimana salah satu virus mematikan di bumi ini dapat mengeksploitasi kelemahan yang ada pada infrastruktur kesehatan, “ungkap Chan saat pidatonya dibacakan, seperti dilansir situs CNA. “Anda tidak dapat membangun sistim – sistim ini pada saat krisis, sebaliknya mereka akan gagal. Sebuah kegagalan fungsi dari sistim kesehatan berarti populasi ketahanannya nihil terhadap guncangan yang sering terjadi dan kekuatan besar. “ ia menambahkan, “Ketika virus yang mematikan dan ditakuti ini menghantam dengan penyebaran yang tak terkendali, seluruh dunia akan berada dalam resiko tinggi”. Presiden Filipina Benigno Aquino menguraikan potensi ancaman Ebola yang dihadapi negara berpenduduk 100 juta ini, ketika berpidato pada pertemuan lima hari WHO ini. “Khususnya untuk rakyat Filipina, melihat fakta bahwa 10 juta saudara sebangsa kita hidup dan bekerja di luar negeri, membuat wabah semacam ini menjadi perhatian penting, “ungkapnya seperti dilansir CNA. Dilain tempat Eropa dikejutkan lagi dengan meninggalnya seorang petugas kesehatan yang bekerja untuk PBB akibat terjangkit virus Ebola. Dia tewas di rumah sakit di Leipzig pada Selasa ketika sedang dilakukan perawatan medis terhadap dirinya. Virus Ebola menjangkiti dirinya saat sedang menjalankan misi kesehatan bersama PBB di Liberia. “Pasien pengidap Ebola menderita demam dan meninggal pada malam hari di Klinik St. Georg di Leipzig. Meskipun langkah – langkah penanganan medis secara intensif dan maksimal telah dilakukan oleh tim medis. Staf kesehatan PBB berusia 56 tahun ini menyerah disebabkan oleh penyakit infeksi yang serius, “ ungkap seorang dari klinik, seperti dilansir Reuters. Petugas kesehatan yang identitasnya belum diketahui ini, tiba di Jerman pekan lalu dan merupakan pasien ketiga yang menjalani perawatan di Jerman. Sementara seorang pembuat obat dari salahsatu perusahaan farmasi di Cina sedang mengembangkan obat yang diyakini dapat menyembuhkan Ebola. Cina bergabung dengan memberikan solusi untuk menangani wabah Ebola yang menyebar dari Afika Barat ke AS dan Eropa. Perusahaan Sihuan Pharmaceutical Holdings Group Ltd telah menandatangani hubungan kerjasama dengan Academy of Military Medical Science (AMMS) pekan lalu. Obat yang dinamakan JK-05 sedang menunggu proses pengesahan dari pemerintah Cina kemudian akan dipasarkan. Obat yang dikembangkan oleh AMMS, saat ini penggunaannya hanya disetujui untuk kebutuhan darurat militer saja. “Kami percaya bahwa kami akan disetujui oleh Chinese Food and Drug Administration (CFDA) sebelum akhir tahun ini, “ungkap Ketua Sihuan, Che Fengsheng. “Mereka melihat dengan amat serius dan kami akan mendapat lampu hijau, “tambahnya.

Label: , , ,

0 komentar:

Posting Komentar