Donald Trump Yakin Akan Kuasai Wisconsin

20.41 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

MILWAUKEE – Donald Trump berusaha berjuang untuk mengesampingkan minggu sulitnya dan ingin mencapai hasil terbaiknya pada hari ini di Wisconsin. Foto/ABCNews: Trump Yakin akan kuasai Wisconsin pada Selasa (5/4) ... Para kandidat calon presiden saling berlomba menebarkan pengaruh mereka. Namun hanya Donald Trump yang melakukan aksi tebar pesona paling aktif diantaran lainnya. Sebelumnya dia dihadapkan pada minggu yang cukup mengurs fokus dan energinya menghadapi perlawanan sengit dari calon presiden Ted Cruz yang menjabat Senator asal Texas. Pertarungan untuk memperebutkan nominasi calon presiden dari Partai Republik, diikuti oleh gigihnya para pesaing Trump. Kandidat calon dari Partai Republik semuanya menginginkan adanya pemilihan dalam konvensi partai Juli mendatang. Hal ini dimaksud sebagai ujian bagi Trump terkait loyalitasnya terhadap Partai Republik. Trump juga memiliki kesempatan untuk maju sebagai kandidat independen, jika dirinya merasa diperlakukan tidak adil dalam partainya. Diikuti oleh Cruz dalam hasil jajak pendapat di Wisconsin, Trump pada Minggu (3/4) mengatakan kepada para pendukungnya di West Allis, Wisconsin bahwa Cruz adalah seorang pembohong dan penipu kotor yang busuk yang sangat lemah terhadap masalah imigrasi dan akan melakukan pemotongan dari Manfaat Jaminan Sosial. “Wisconsin akan menjadi hal besar yang penuh kejutan pada hari ini. Kami melakukannya dengan baik,” jelas Trump dilansir Reuters.

Read More.. Label: , , ,

Kandidat Partai Republik Berlomba Raih Pemilih Hispanik

19.33 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

Kandidat presiden dari partai Republik akan saling berhadapan di wilayah pemilihan Nevada yang sebagian besar pemilihnya adalah penduduk Hispanik. Ini menjadi ujian berat bagi partai Republik dihadapan pemilih ini. Donald Trump yang berambisi besar untuk mencari kemenangan ketiganya secara beruntun setelah dua sebelumnya di New Hampshire dan Carolina Selatan. ... Ini merupakan tempat keempat bagi Trump setelah dirinya bertengger di posisi kedua di wilayah pemilihan Iowa. Namun bagi seluruh kandidat partai ini merupakan pemilihan pertama di wilayah barat dari AS. Wilayah ini juga dianggap krusial karena dari populasi penduduk negara bagian itu yang berjumlah 3 juta jiwa, terdapat sekitar 40% diantaranya adalah keturunan Latin. Bagi para kandidat Nevada dianggap wilayah yang sangat penting karena kedua partai berpeluang besar menang, dengan memiliki jumlah pemilih yang tak jauh berbeda. Pemerintah negara bagian Nevada didominasi oleh partai Republik, namun terjadi peningkatan jumlah pemilik suara terdaftar yang berasal dari partai Demokrat. Trump yang selalu memimpin hasil jajak pendapat dengan dua angka akan menjadi pelopor dari partainya. Namun kaum Hispanik tidak terlalu mempedulikan Trump, karena sebelumnya dirinya dikenal dengan pemikiran anti imigran. Beberapa kandidat lainnya melakukan aksi pendekatan kepada warga sekitar sepanjang akhir pekan kemarin, dengan mengadakan pertemuan warga di gedung balai kota dan turun langsung ke pemukiman untuk bertemu muka dengan warga sekitar. Marco Rubio dan Ted Cruz yang merupakan keturunan Amerika-Kuba akan mengambil perolehan suara dari mundurnya Jeb Bush. Namun keduanya akan menghadapi musuh tangguh dalam partainya, Donald Trump. “Kemungkinan Trump akan mem[peroleh 35% suara dan akan cukup untuk menjadi pemenang,” ucap Eric Herzik pengamat politik dari Universitas Nevada seperti dilansir AFP. Ted Cruz yang menempati urutan ketiga pada pemilihan Carolina Selatan merupakan satu-satunya kandidat yang pernah mengalahkan Trump di wilayah Iowa. Cruz mengatakan hanya tersisa tiga kandidat yang layak dari partai Republik untuk bersaing di Nevada. “Ini semua tentang jumlah pemilih,” ucap Cruz dilansir AFP. Hillary Clinton memastikan kemenangan di Nevada untuk Partai Demokrat. Perayaan kemenangan calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat ini digelar di kaukus Nevada, pada Sabtu (20/2) malam. Dalam pidatonya usai kemenangannya di Nevada, Hillary menyuarakan perlunya persatuan dan peningkatan pembangunan. “Bayangkan besok setiap warga Amerika akan memiliki peran,” ucap Hillary dihadapan pendukungnya dilansir “Tidak ada yang dapat memecah belah kita,” sambung Hillary pada 2.000 penggemarnya di gimnasium di Texas Southern University. “Ini harus menjadi misi dari seluruh bangsa. Saya pikir kita bertanggungjawab atas semua ini bersama-sama. Tidak ada yang lebih baik, ketika kita semua melakukan dengan lebih baik. Saya tidak percaya Amerika akan terbagi antara kita dengan mereka,” tambah Hillary. Sambutannya optimis dan penuh harapan. Hillary berulang kali meminta pendukungnya untuk terlibat, meminta mereka memberikan donasi kampanye. “Saya senang karena ini akan membawa kita bekerja bersama-sama, saling mendukung, membantu satu sama lain,” tambah Hillary. Kali ini di Nevada, Hillary Clinton mengalahkan Vermont Senator Bernie Sanders dalam persaingan ketat Partai Demokrat, dengan perolehan 52% suara. Hasil ini akan sangat menentukan menjelang putaran ‘Selasa Super’ alias ‘Super Tuesday’ pada 1 Maret. Pada tanggal ini sekitar puluhan negara bagian akan menentukan calon-calon kandidt presiden dari kedua partai Rebulik dan Demokrat yang akan berlomba pada pemilu 8 November. Tiap kandidat akan memperebutkan sekitar 25% dari seluruh pencalonan. Kedua kandidat Presiden dari partai Republik, Donald Trump dan Ted Cruz sama-sama memenangkan pada dua putaran sebelumnya. Cruz berhasil meraup suara terbanyak di Iowa, tujuh kemudian Trump berhasil menang di wilayah New Hampshire. Putaran ini akan sangat menentukan untuk seluruh kandidat presiden Partai Republik Marco Rubio, Jeb Bush, John Kasich dan Ben Carson dimana mereka tertinggal oleh Trump dan Cruz. Hillary Clinton, yang menang dalam pemilihan Iowa tapi kalah telak di New Hampshire oleh Bernie Sanders. Hillary menyuarakan kemenangannya atas Bernie Sanders di Nevada dengan berkicau di twitter mengucapkan terima kasih pada para pemilihnya, dan mengatakan “Ini adalah kemenangan Anda,” kicau Hillary.

Read More.. Label: , , , , , ,

Nasib Partai Republik Ditentukan Oleh Kandidatnya

17.41 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

Saat ini partai Republik di AS mengontrol kongres serta mendominasi panggung politik AS. Pada pemilihan presiden 2016 kandidat partai Republik yang berjumlah 17 orang jauh lebih baik daripada empat tahun sebelumnya. Partai yang mendapat julukan Grand Old Party (GOP) telah menjadi sebuah pertunjukan sirkus dengan diusungnya Donald Trump. ... Sejak kemenangan dalam pemilu sela November lalu, citra partai Republik kian memburuk. Para kandidat Presiden berjuang untuk mendamaikan pemikiran dari mereka yang konservatif dari pemilih dan jangkauan politik yang lebih luas. Pemimpin partai dalam kongres berjuang dari garis belakang berhadapan dengan pemberontak konservatif. Agar tidak teratur ketika salah satu senator, Ted Cruz dari Texas menyebut pemimpin Mayoritas Senat, Mitch McConnell dari Kentucky sebagai seorang pembohong. Atau ketika Senator partai Republik Mark Meadows dari Carolina Utara mengajukan mosi yang sembrono untuk menyingkirkan pembicara John A Boehner dari Ohio. Partai Republik menujuk kepada permasalahan partai Demokrat yang dinilai mengecilkan mereka sendiri. Bahkan setelah kesuksesan, peringkat persetujuan Presiden Obama masih berada dibawah 50% dan banyak simpatisan partainya yang menolak perjanjian nuklir gagasannya dengan Iran. Peringkat Hillary yang tidak menguntungkan namun tidak seburuk Donald Trump. Tapi keduanya hampir tak ada alasan untuk menghibur, mengingat posisi Hillary dalam nominasi. Kekuatan partai Demokrat di AS telah hancur dalam kurun waktu enam tahun terakhir. Tempat bagi calon presiden merupakan yang tertipis dalam ingatan. Namun pembuktian tertentu masih menjadi beban berat bagi partai Republik. Mereka kehilangan suara rakyat dalam pemilihan presiden dalam lima dari enam pemilihan umum terakhir. Selama enam pemilu mereka hanya menorehkan rata – rata 211 suara electoral, kurang 59 suara yang dibutuhkan untuk memenangkan pemilu. Bagi partai Demokrat suara elektoral mereka adalah 327. Negara bagian Pennsylvania, yang sangat kompetitif dalam pemilihan presiden sekarang lebih memilih kandidat dari partai Demokrat selama enam kali berturut – turut. Itu tidak menggambarkan bahwa kandidat yang tepat tidak dapat membuat daerah pemilihannya jadi kompetitif. Mungkin mantan Gubernur, Jeb Bush atau Senator Marco Rubio dapat mengembalikan Florida setelah dua kali berturut – turut ditaklukkan partai Demokrat, namun perubahan populasi sangat membantu Demokrat. Para ahli strategi partai Republik mengira Gubernur Wisconsin, Scott Walker atau Gubernur Ohio, John Kasich mangandalkan negara – negara bagian utara di AS sebagai basis suara mereka. Kandidat presiden dari partai Republik lainnya dapat melakukan hal yang sama. Terdapat beberapa hal yang menjadi barometer untuk memenangkan kontes pemilihan kandidat presiden partai Demokrat. Prediksi pasar saham menjadi hal penting dibanding dengan jajak pendapat. Hal ini ditunjukkan dengan rekam jejak yang lebih baik dari jajak pendapat ketika menunjuk kepada akhir calon kandidat. Pada 2012, saat Herman Cain dan Newt Gingrich memimpin hasil jajak pendapat, hal ini sama sekali tidak mempengaruhi pergerakan pasar saham. Kelemahan dari prediksi ini terkadang suka melebih – lebihkan seperti halnya Donald Trump. Berikutnya adalah dukungan nasional, sejak 1980 prediksi tepat dari siapa calon kandidat yang akan menang terlihat dari seberapa besar dukungan dari elit partai yang didapatnya. Elit politik partai telah memantau perkembangan kandidat selama tahunan dan mengetahui kandidat mana yang dapat bertahan dalam kampanye. Elit politik juga dapat mempengaruhi pemilih dan penyokong dana dengan memuji atau mengkritik kandidat. Selanjutnya adalah jajak pendapat Iowa, Scott Walker memiliki kekuatan di wilayah ini dan telah bertahan selama beberapa bulan. Ini adalah petanda yang baik baginya. Disusul dengan jajak pendapat New Hampshire, wilayah ini memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam memilih calon. Tak ada kandidat yang dapat memenagkan nominasi tanpa menjadi pemenang di New Hamshire atau Iowa. Terakhir adalah pengumpulan dana, terdapat dua lasan untuk hal ini. Pertama adalah petanda sebuah kekuatan dari seorang kandidat dan dapat menjadi sumber kekuatan yang lebih jauh lagi. Hal ini dimiliki oleh Jeb Bush dengan kekayaannya yang berlimpah. Uang didapat dari pengumpulan dana langsung saat kampanye dan dana yang diperoleh dari tim khusus atau kelompok yang menjadi penyokong kampanye. Penelitian Gallup dan Pew telah memberikan beberapa pemberitaan buruk bagi partai Republik pada musim panas ini. Akhir bulan lalu Pew melaporkan adanya dukungan yang menurun tajam, turun sejauh 32% dari awalnya 41% pada akhir Januari. Peneltian Gallup juga menghasilkan data serupa saat publikasi minggu lalu. Sebelumnya Gallup melaporkan Demokrat berada didepan Republik dalam prosentase suara pemilih warga Amerika. Hasil penelitian Pew juga menunjukkan adanya penurunan di kubu Demokrat dari 18% menjadi 14% dan penurunan besar pada independen dari 37% menjadi 29%. Tapi penurunan tajam terjadi di kubu Republik turun tajam sebesar 18 poin dari 86% ke 68% sejak Januari. Dalam setahun terakhir, para pendukung Partai Republik memiliki pandangan yang lebih positif pada partai mereka. Kondisi ini memberikan dampak yang baik menjelang pemilu. Meski demikian, ada sejumlah temuan menunjukkan partai itu tetap memiliki beberapa masalah citra eksternal dan perbedaan internal yang mencerminkan berbagai harapan di antara para pendukung Republik. Minggu mendatang merupakan waktunya bagi para kandidat, dengan adanya forum, debat dan pertemuan konservatif selama tujuh hari kedepan. Sebanyak 14 kandidat dari Republik akan dikumpulkan di kampus Saint Anselm College. Acara debat disponsori oleh sebuah perusahaan surat kabar New Hampshire Union Leader dan stasiun televisi lokal, juga di Iowa dan Carolina Selatan. Namun kali ini Donald Trump dan mantan Gubernur Arkansas, Mike Huckabee tak dapat turut serta. Sekarang nasib partai Republik berada ditangan para pendukungnya untuk menentukan seorang kandidat. Pemilih yang khas berada jauh dibelakang media. Hasil jajak pendapat hanya merupakan sebuah emosi sesaat saja, tidak menjadi indikator untuk penentuan masa depan. Gaya bicara blak – blakan ala Trump memberinya lonjakan dukungan. Lainnya, masih meragukan bahwa dia akan menjadi ancaman serius untuk memenangkan nominasi, namun dampaknya bagi partai cukup diperhitungkan. Bush lebih dari kandidat lainnya, dia fokus untuk mencari dukungan dari para warga keturunan Hispanik dan Afrika Amerika. Walker merupakan satu – satunya kandidat dengan rata – rata raihan dua angka dalam jajak pendapat. Empat tahun lalu proses nominasi kandidat presiden tidak sesaui harapan partai Republik. Mitt Romney menjadi penyebab dirinya sakit. Bersama, mereka akan mulai untuk menentukan bentuk dari masa depan dan prioraitas partai Republik. Para kandidat memang tidak fokus kea rah itu, namun secara bersama – sama itu akan mencerminkan masa depan partai.

Read More.. Label: , , , ,

Jeb Bush Lanjutkan Warisan Dinasti Bush

19.47 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

WASHINGTON – Satu lagi kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) siap meramaikan pemilihan Presiden pada 2016. Jeb Bush telah mengumumkan secara resmi keikutsertaannya pada Senin (15/6) dalam pemilihan Presiden, pengumuman disampaikan tak lama setelah logo kampanyenya selesai dibuat. ... Pria yang kini telah berusia 62 tahun, telah secara de facto berkampanye selama enam bulan. Menarik simpati orang untuk mendonasikan dananya guna keperluan kampanye dan meningkatkan pencitraannya di dunia internasional, termasuk kunjungannya minggu ini ke Eropa. Dalam pidatonya di Miami, ia mengatakan walaupun berasal dari dinasti Bush, ia ingin membuktikan bahwa Jeb adalah dirinya sendiri dan memiliki pencapaian sendiri untuk diraih dan ide untuk ditawarkan. Pada Minggu (14/6), ia meluncurkan logo kampanyenya: “Jeb!” dengan huruf besar berwarna merah dengan latar belakang putih disertai angka 2016 berwarna biru, terletak dibawah namanya. Ia sengaja tidak mencantumkan nama keluarganya. “Saya pikir transisi ke sebuah pencalonan, akan membuat saya bertindak lebih secara langsung tentang advokasi saya terkait kemampuan kepemimpinan. Hal ini diperlukan untuk memperbaiki beberapa hal, “ucap Bush seperti dilansir AFP. “Dan sebagai seorang kandidat. Saya akan lebih jelas tentang kebijakan, “tambah Bush. Saat menjadi Gubernur Florida pada 1999 – 2007, ia telah membuat video kampanye reformasi. “Sekarang hambatan terbesar dari orang – orang yang akan naik merupakan tantangan besar dari waktu kita, “ucap Bush dalam video tersebut. Bush berusaha mencitrakan dirinya sendiri sebagai seorang pemimpin eksekutif berpengalaman yang tidak tercemar politik Washington dan penyelewengan fungsi pada pejabat politik AS seperti yang biasa terjadi. “Saya dapat membuat keputusan. Saya telah membuat keputusan sulit. Saya punya banyak pengalaman yang penuh dengan itu, “ujar Bush kepada CNN. “Banyak kesuksesan. Itu adalah sesuatu yang kurang dalam kepresidenan yaitu memiliki seseorang yang telah ditempa oleh kehidupan, “sambung Bush. Sementara perwakilan partai Demokrat, Hillary Clinton menjadi pelopor dalam partainya tanpa adanya kandidat lain yang menempel dekat. Jajak pendapat dari RealClearPolitics menunjukkan ia memimpin dengan 11,3%. Enam kandidat partai Republik lainnya hanya meraih 4%, termasuk Gubernur Wisconsin, Scott Walker yang meraih angka teratas pada pemilihan di Iowa, AS. Namun bukti perjuangan Bush dapat dilihat di Iowa. Ini adalah negara bagian yang melakukan pemilihan pendahuluan pertama kali dan desakan para pemilih untuk menentukan calon partai. Dengan masuknya Bush dalam urutan ketujuh atau kandidat potensial dalam pemilihan bulan lalu. “Masyarakat telah sadar saat melakukan pemilihan pendahuluan pada minggu lalu. Jadi harapan saya adalah bahwa kami akan berkembang secara perlahan namun pasti, “kata Bush. Dalam jajak pendapat tingkat nasional, Bush berada dalam urutan paling atas. Namun ia bukanlah figur yang dominan seperti yang diharapkan kebanyakan orang dalam kampanyenya. John Ellis Bush putra kedua dari mantan Presiden Goerge HW Bush dan adik dari mantan Presiden George W Bush, berpotensi untuk mengukir sejarah yang akan menempatkan keluarga Bush sebagai dinasti politik unggulan Amerika. Hanya dapat disaingi oleh Keluarga Kennedy dalam ketenaran mereka dan kekuatan lintas generasi. Jika ia menang dalam kampanye, kelurarga Bush akan menjadi satu – satunya keluarga Amerika dengan tiga anggota keluarganya yang pernah menduduki jabatan orang nomor satu AS. “Jika Jeb menang, kami memiliki dinasti tersukses dalam sejarah perpolitikan di AS, “ucap sejarawan Rick Perlstein. “Saya tidak berpikir anda melihat tingkat pencapaian ini secara lintas generasi pada keluarga Kennedy. Kami memiliki senator di Prescott Bush dan kemudian anaknya menjadi presiden, lalu cucunya menjadi presiden dan mantan gubernur ini kemungkinan akan menjadi presiden, “ucap Perlstein yang juga penulis buku sejarah partai Republik. Bagi Bush silsilah politiknya sebagai anak dan kakak dari dua mantan Presiden AS dapat berakhir menjadi sebuah berkat atau kutukan. Nama belakangnya menjadi jaminannya dalam visibilitas tertinggi dibanding kandidat partai Republik lainnya. Tapi sementara media AS dan jajak pendapat menyebutnya menjadi pelopor untuk pemilihan 2016, namun dia tidak menjalani kehidupan penuh sensasi. Pada Desember 2014 ketika ia mengumumkan untuk mempertimbangkan tawaran presiden, terdapat tanda – tanda Bush dengan mudah akan mendominasi kompetisi dalam partai Republik. Terdapat pembicaraan diantara para pembantunya secara pribadi kepada wartawan dan penggalang dana, bahwa kelompok utama pendukung Bush dalam jalur untuk mengumpulkan dana sebanyak USD 100 juta (Rp 1,3 triliun ) sampai pada akhir bulan Juni. Namun mengutip dua sumber infromasi yang dekat dengannya mengatakan Political Action Committee Right to Rise bisa jatuh jauh dibawah ambang batas sembilan angka. Senator AS mewakili Florida, Marco Rubio, 44, yang terdorong ke depan dalam kampanye telah mengenalkan dirinya sebagai politisi dari generasi baru.

Read More.. Label: , , , ,