ISIS Klaim Ledakan Bom Bunuh Diri Tewaskan 79 Orang

20.35 / Diposting oleh nivra / komentar (1)

BAGHDAD – Bom bunuh diri yang terpasang dalam sebuah mobil meledak dan menewaskan 79 orang di Baghdad. Insiden ini terjadi di wilayah tempat perbelanjaan pada dinihari Minggu (3/7). Ledakan ini menjadi aksi serangan tunggal terburuk di ibukota Irak dalam tahun ini. Foto/Reuters: Sebuah mobil bom bunuh diri membawa kulkas berisi penuh bom di Baghdad ... Ledakan yang menghancurkan jalanan di wilayah Karrada ini terjadi setelah IS kehilangan satu dari dua kota terakhir di Irak. Sementara itu juga terjadi ledakan kedua di kota yang dihuni banyak muslim Syiah sebuah wilayah di bagian utara Baghdad menewaskan lima orang. Saat kejadian, jalanan Karrada dipenuhi banyak orang yang berbelanja dalam rangka menyambut akhir bulan puasa Ramadhan. Beberapa orang yang berupaya menyelamatkan korban terlihat menggendong dua orang keluar dari gedung yang terbakar. Terlihat banyak orang berkerumun ingin melihat langsung apa yang terjadi, sementara tim pemadam kebakaran berusaha menangani insiden ini. Otoritas keamanan dan kesehatan menyatakan bahwa sedikitnya terdapat 130 orang menderita luka-luka akibat ledakan ini. Serangan ini membuat gedung-gedung di sekitar lokasi kejadian terbakar. Beberapa toko nampak hangus terbakar. Petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian berusaha memadamkan kobaran api. Mereka juga mengevakuasi korban dari gedung-gedung yang dilalap api. Kebanyakan korban anak-anak bersama keluarganya yang sedang mempersiapkan datangnya Lebaran. Foto/Reuters: Bangunan yang hangus terbakar di Karrada, Baghdad akibat ledakan bom “Ini merupakan perbuatan pengecut dan keji dengan proporsi yang tak tertandingi, yang menargetkan warga sipil yang damai menyambut minggu terakhir di bulan Ramadhan. Mereka sedang berbelanja mempersiapkan libur Idul Fitri,” jelas Jan Kubis, Perwakilan Khusus Sekjen PBB untuk Irak dalam pernyataannya seperti dilansir CNN. “Ini menunjukkan niat nakal ISIS untuk membunuh, melukai dan menurunkan moral,” tambah Kubis. Kelompok ISIS ini pada saat setelah kejadian mengaku bahwa ini perbuatan mereka, hal ini tertera dalam pernyataan mereka yang diunggah kedalam situs oleh para pendukungnya. Mereka menyatakan bahwa serangan ini dilakukan oleh seorang warga asal Irak sebagai bagian dari operasi keamanan yang sedang berlangsung. Kelompok militant ini juga menyatakan bahwa serangan menyasar kepada warga mayoritas muslim Syiah, mereka dianggap sesat dan sering menyerang Baghdad dan kota lainnya. Dilaporkan juga bahwa sumber ledakan berasal dari sebuah kulkas yang dikemas dengan bahan peledak. Kebanyakan dari korban tewas dalam serangan ini adalah anak-anak. Perdana Menteri Haider al-Abadi mengunjungi lokasi ledakan pada pagi hari dan disambut oleh sekelompok orang yang marah. Dalam sebuah tayangan video terlihat bahwa iring-iringan kendaran Perdana Menteri dilempari batu oleh sekelompok orang itu. Mereka juga melampiasi kemarahannya secara online, dimana hacker membobol situs Kementrian Dalam Negeri dan mengunggah gambar mengerikan dari anak-anak yang terbunuh dan gambar dari detektor bom palsu. Ini menjadi salah satu perangkat pendeteksi bom yang tak berguna dan masih digunakan di Baghdad. Sehingga mobil pembom dan bom bunuh diri masih dapat lolos dari pantauan. Kelompok ISIS masih menguasai sebagian besar wilayah di utara dan barat Irak, termasuk kota Mosul yang merupakan kota terbesar kedua di Irak. Kini keberadaan kelompok ISIS di Irak dan Suriah dibawah tekanan dari kedua pemerintahan dan kelompok pemberontak dukungan Amerika Serikat (AS). Pengeboman yang terjadi di Baghdad telah menurun sejak kelompok ISIS menyerbu wilayah utara dan barat Baghdad pada Juni 2014. Hal ini dikarenakan para anggota ISIS sedang sibuk melakukan operasi di tempat lain.

Read More.. Label: , , , , ,

Aksi Terror Bom Bunuh Diri pada Sebuah Sekolah di Nigeria

19.30 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

NIGERIA – Terjadi ledakan bom bunuh diri didalam sebuah ruangan sekolah di wilayah timur laut Nigeria pada kota Potiskum. Pihak kepolisian mengatakan, sedikitnya 48 orang meninggal dunia pada ledakan itu. Aksi Terror Bom Bunuh Diri pada Sebuah Sekolah di Nigeria NIGERIA – Terjadi ledakan bom bunuh diri didalam sebuah ruangan sekolah di wilayah timur laut Nigeria pada kota Potiskum. Pihak kepolisian mengatakan, sedikitnya 48 orang meninggal dunia pada ledakan itu. Ledakan ini terjadi pada ruangan ilmu pengetahuan dan teknik di sekolah itu. Menurut laporan polisi, grup yang biasa melakukan aksi teror, Boko Haram, dipercaya sebagai pelaku dari ledakan ini. Boko Haram selama lima tahun terakhir sering melancarkan aksinya di sekolah – sekolah untuk menyatakan keberadaannya dalam usaha mendirikan Negara Islam (IS), yang telah menyebabkan ribuan orang korban jiwa. Seorang saksi mata yang selamat dari ledakan mengatakan, pelaku bom bunuh diri itu menyamar dengan mengenakan seragam sekolah. Juru bicara Kepolisian, Emmanuel Ojukwu kepada media BBC mengatakan, ledakan ini mengakibatkan 48 orang meninggal dunia dan melukai 79 orang. Sebelum melakukan aksi bom bunuh dirinya, orang yang membawa bom ini terlebih dulu menjalankan prosesi ritual keagamaan. Adamu Alkassim, seorang penduduk setempat kepada media AFP mengatakan, gedung sekolah ini menjadi tempat kosong yang ditinggalkan dan banyak lumuran darah. “Seperti biasa para murid menghadiri pertemuan pada pagi hari, ketika ada sesuatu yang meledak di tengah – tengah mereka dengan suara bergemuruh tepat pada pukul 7.50 ( 6.50 GMT ), “ungkap seorang guru seraya menangis, seperti dilansir AFP. Seorang guru, yang namanya tidak ingin disebutkan mengatakan, para korban ledakan segera dibawa ke rumah sakit terdekat. Seorang saksi juga mengatakan, dia melihat orang tua yang meratapi tubuh anaknya yang meninggal. Ledakan ini menekankan bahwa kurangnya faktor keamanan pada wilayah timur laut Nigeria. Boko Haram yang melarang anak – anak untuk mengenyam pendidikan dengan kurikulum Barat tetap melancarkan kampanye mereka yang mencegah anak – anak untuk pergi ke sekolah. Mereka menganggap bahwa perempuan tidak wajib ke sekolah dan laki – laki wajib mengikuti pendidikan Islam. Pada April lalu, militan Boko Haram melakukan penculikan lebih dari 200 perempuan dari sebuah sekolah di kota Chibok yang terletak di wilayah Borno. Aksi ini memicu kemarahan komunitas internasional. Pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau telah mengkudeta pemerintahan dan menyatakan persetujuan untuk adanya gencatan senjata, dengan syarat para sandera wanita dibebaskan. Shekau mengatakan, anak – anak ini telah berpindah keyakinan dengan memeluk ajaran Islam, belajar untuk membaca Al-Qur’an. Kota Potiskum yang terletak di wilayah Yobe, telah sering menjadi sasaran aksi teror yang dilakukan oleh kelompok Boko Haram. Pada minggu lalu insiden serupa terjadi dan menewaskan 15 orang. Boko Haram didirikan pada 2002 silam, sesuai dengan arti dari nama kelompok ini yaitu “Pendidikan barat Haram (dilarang)” menurut bahasa Hausa, sehingga setiap aksi yang dilakukan oleh kelompok ini fokus terhadap larangan adanya pendidikan Barat. Pada 2009 kelompok ini melakukan ooperasi militernya untuk menciptakan Negara Islam (IS), menewaskan ribuan orang yang sebagian besar korbannya berasal dari wilayah timur laut Nigeria. Mereka juga tidak segan – segan melakukan penyerangan kepada polisi dan kantor pusat PBB yang terletak di kota Abuja. Keberadaan kelompok militan yang sampai saat ini telah berhasil menanamkan doktrinnya terhadap 3 juta orang. Amerika Serikat menyatakan Boko Haram sebagai kelompok teroris pada 2013 silam.

Read More.. Label: , , , ,

Ledakan di Perbatasan India – Pakistan Menewaskan 55 Orang

19.05 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

PUNJAB - Sekitar 120 orang mengalami luka akibat ledakan, serta 55 orang tewas, polisi lokal menduga bahwa ini merupakan aksi bom bunuh diri. Kepala Polisi Pakistan, Mushtaq Sukhera mengatakan, bom ini meledak di depan sebuah restoran dekat dengan lokasi pemeriksaan militer Pakistan yang terletak di perbatasan Wagah di pinggiran kota. Ledakan di Perbatasan India – Pakistan Menewaskan 55 Orang PUNJAB - Sekitar 120 orang mengalami luka akibat ledakan, serta 55 orang tewas, polisi lokal menduga bahwa ini merupakan aksi bom bunuh diri. Kepala Polisi Pakistan, Mushtaq Sukhera mengatakan, bom ini meledak di depan sebuah restoran dekat dengan lokasi pemeriksaan militer Pakistan yang terletak di perbatasan Wagah di pinggiran kota. Sukhera mengatakan, bahwa ledakan ini terlihat sebagai aksi dari bom bunuh diri dan saat ini pihak kepolisian sedak melakukan penyelidikan. Dia menambahkan juga bahwa laporan awal dari pihak intelijen mengatakan bahwa kemungkinan akan terjadi ledakan seperti ini. “Ini merupakan aksi bom bunuh diri. Setidaknya 55 orang tewas dan lebih dari 120 terluka. Wanita dan anak – anak juga terbunuh, “ungkap Sukhera seperti dilansir Dailymail Lokasi ledakan yang juga merupakan basis kekuatan dari Perdana Menteri Nawaz Sharif, telah mengalami aksi kekerasan terburuk yang menyerang negara ini beberapa tahun terakhir. Pejabat Keamanan senior Tahir Javed di provinsi Punjab mengatakan, bahwa diantara para korban tewas terdapat 3 orang anggota tentara penjaga perbatasan. “Orang yang membawa bom ini gagal melewati pemeriksaan keamanan dan meledakkan dirinya diluar, “ungkap Javed Sementara itu pihak keamanan India melalui petugas perbatasan di Wagah melaporkan bahwa situasi dalam keadaan aman. Insiden ledakan ini terjadi saat berlangsungnya upacara penurunan bendera dari kedua negara, pada daerah perbatasan ini secara bersamaan. Akibat insiden ini keamanan di seluruh kota – kota besar di Pakistan segera ditingkatkan untuk menghindari terjadinya serangan pada umat Muslim Shiite terkait festival Ashura, ritual keagamaan selama 10 hari ini untuk memperingati kematian dari Imam Hussain. Namun tidak ada prosesi dari warga minoritas Shiite pada lokasi ledakan ini, menurut laporan dari Haider Ashraf seorang polisi dari Lahore. Sejauh ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas insiden ledakan ini. “ Orang – orang kembali pulang setelah menyaksikan parade penurunan bendera di perbatasan Wagah. Beberapa benda logam juga ditemukan pada lokasi ledakan, “ungkap Kepala Polisi Lahore, Amin Wains. Malam ini politisi Pakistan dari partai oposisi Imran Khan mengutuk tindakan ini sebagai sebuah aksi terror. “Terkejut dan sedih atas kejadian serangan bunuh diri di perbatasan Wagah, “tulis seorang mantan pemain internasional cricket melalui akun twitternya. Sementara itu Perdana Menteri India Narendra Modi mengutuk tindakan ini sebagai sebuah serangan aksi terror yang pengecut. Dulu India menuduh bahwa negara Pakistan memberikan dukungannya kepada kelompok jihad. Kedua negara ini, yang pernah saling berperang di 3 perang yang berbeda, telah lama menderita konflik berkepanjangan memperebutkan wilayah Kashmir. Wilayah ini diakui oleh kedua negara sebagai hak wilayahnya.

Read More.. Label: , , ,