Partai Koalisi Abe Menang, Optimis Lanjutkan Abenomic

20.27 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

TOKYO – Partai koalisi yang berkuasa di Jepang masih sesuai dengan rencananya untuk melakukan ekspansi mayoritas dalam pemilihan parlemen tinggi pada Minggu (10/7). Hal ini ditunjukkan dengan diraihnya kemenangan mutlak. ... Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang menjabat sejak 2012, belum mencapai pemulihan yang kuat dalam negara ekonomi terbesar ketiga dunia terkait kebijakannya yang disebut Abenomic. Partai Demokrasi Liberal (LDP) pimpinan Abe yang berkoalisi dengan partai Budha yang didukung Komeito terlihat sangat baik dalam pemerintahan. Seperti dilaporkan media NHK, kedua partai diperkirakan akan meraih 67 hingga 76 kursi dari keseluruhan 121 kursi. Angka ini setengah dari jumlah kursi yang tersedia, sebelumnya mereka meraih 59 kursi. Abe juga berharap bahwa partai koalisi dan kelompok konservatif mampu meraih suara tinggi. Kunci utama dri kebijakan paket ekonomi Abenomic adalah untuk mengakhiri naik turunnya harga atau melemahkan deflasi. Abe juga menyatakan bahwa pertarungan ekonomi ini sedang berjalan. “Abenomic belum pernah gagal, namun ini masih setengah jalan,” jelas Abe pada para pemilih di Tokyo seperti dilansir AFP. “Apa yang harus kita lakukan adalah untuk mendorong kebijakan secara tegas dan mantap,” lanjut Abe. Pada Minggu, LDP menyapu peemungutan suara dengan perbedaan jauh dan meyakinkan. “Ini keputusan para pemilih yang menginginkan untuk diterapkan Abenomic lebih jauh lagi,” jelas Toshimitsu Motegi, pejabat senior LDP pada media NHK.

Read More.. Label: , , ,

Resesi Ekonomi Jepang Kedua Dalam Tiga Tahun

20.06 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

TOKYO – Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir Jepang mengalami dua kali resesi ekonomi, sejak kepemimpinan Perdana Menteri Shinzo Abe. Pemerintah Jepang dihadapkan pada pukulan telak dalam kebangkitan pertumbuhan yang lambat dan akhir tahun deflasi. Abe mempertaruhkan reputasinya pada kebijakan pembelanjaan fiscal, kelonggaran kebijakan moneter yang agresif dan reformasi structural. ... Hal diterapkan untuk membangkitkan kembali ekonomi yang lesu, semua paket ini sering disebut dengan istilah Abenomics. Kebijakan pemerintah Jepang melalui paket ‘Abenomics’ disikapi secara hati-hati oleh para pengusaha. Investor banyak mengambil langkah wait and see untuk meningkatkan upah buruh dan menambah investasinya. Pemerintah Jepang yakin dengan paket kebijakan ‘Abenomic’ dapat memulihkan situasi ekonomi. “Meski terdapat resiko seperti di luar negeri, kami berharap situasi ekonomi akan membaik. Hal ini karena pengaruh dari diterapkannya paket kebijakan ekonomi yang sedang berjalan,” ucap Akira Amari, Menteri Ekonomi Jepang seperti dilansir AFP. Ekonomi Jepang pernah menjadi yang terbesar di Asia, namun telah disusul oleh China. Mereka juga dihadapkan adanya masalah demografi yaitu menurunnya hingga puluhan juta hingga dekade mendatang. Beberapa perusahaan besar juga mendapat kesempatan untuk meiliki peran kunci dalam penguatan industri global seperti kendaraan bermotor, elektronik dan mesin-mesin canggih. Dilansir AFP, pada Senin (16/11) Kantor Kabinet Jepang mengatakan, produk domestic bruto (GDP) menyusut 0,2% pada periode Juli-September atau dalam hitungan per tahun mencapai 0,8%. Angka ini lebih rendah 0,1% dari perkiraan sebelumnya. Data ini menunjukkan melemahnya situasi ekonomi Jepang selama dua triwulan berturut-turut. Berkurangnya investor yang melakukan investasi bisnis serta penurunan nilai aset menyebabkan terjadinya kontraksi dalam ekonomi Jepang. Hal ini juga diperparah dengan perlambatan ekonomi yang dialami China. Pada kuartal keempat diharapkan situasi ekonomi Jepang bisa segera pulih. Sementara perubahan GDP Jepang tergantung dari pemberian stimulus fiskal dan moneter dari Bank Sentral Jepang yang dipimpin Haruhiko Kuroda. Lemahnya investasi perusahaan menurun ke angka 1,3% dari perkiraan yang hanya sebesar 0,4%. Hal ini berbanding terbalik dengan daya konsumsi yang mencakup 60% kegiatan ekonomi mengalami peningkatan 0,5% dari triwulan sebelumnya. Situasi ekonomi ini menyebabkan ketidakpastian ekonomi global terutama efek pengaruh dari ekonomi China. “Situasi ekonomi pada posisi tidak bergerak, meskipun sisi lain dari kebijakan ‘Abenomics’ mengalami pertumbuhan,” ucap Taro Saito, direktur peneliti ekonomi di Institut Penelitian NLI, seperti dilansir AFP. Pasar saham Jepang melalui indeks saham Nikei 225 menunjukkan angka penurunan 1,1% menjadi 19,372.98 poin.

Read More.. Label: , , , , , , ,

Obama Minta Maaf Kepada Abe Terkait Penyadapan

19.41 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

TOKYO – Situs Wikileaks lagi – lagi mengeluarkan berita heboh dalam situsnya. Mereka menyatakan pemerintah Amerika Serikat (AS) telah melakukan aktifitas mata – mata terhadap politisi Jepang. Oleh karena itu Presiden AS Barack Obama segera meminta maaf kepada pemerintah Jepang. ... Juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide Suga mengatakan pada Rabu (26/8), PM Shinzo Abe ditelfon oleh Presiden Obama untuk meminta maaf. Suga menambahkan bahwa kedua pemimpin setuju untuk melanjutkan kerjasama dalam mengatasi masalah ekonomi global, terkait runtuhnya pasar saham global dan dipicu kekhawatiran kondisi ekonomi China. “Presiden Obama mengatakan dia sangat menyesal, kasus ini menimbulkan perdebatan besar di Jepang, “ucap Suga dilansir AFP. Suga mengatakan PM Abe sangat serius menangani kasus ini. “PM Abe menyatakan keseriusannya kepada Obama, jika keprihatinan rakyat Jepang terkait masalah ini, akan beresiko merusak hubungan atas dasar kepercayaan diantara sekutu, “tambah Suga. “Abe dan Obama akan terus bekerja sama dalam masalah ekonomi, “jelas Suga. Obama juga mengatakan dukungan Washington atas pidato PM Abe saat perayaan ke-70 Peran Dunia II, bahwa Jepang menyesal namun generasi berikutnya tak perlu meminta maaf atas sejarah perang Jepang. Wikileaks menjelaskan bahwa yang menjadi target penyadapan adalah politisi senior Jepang, termasuk Menteri Perdagangan Jepang Yoichi Miyazawa. Tak seperti Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Francois Hollande yang menjadi target penyadapan, PM Abe tidak menjadi target penyadapan. Wikileaks pada bulan lalu mengatakan, bahwa telah mengungkap penyadapan yang telah berlansung lama dilakukan oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) terhadap politisi dan beberapa perusahaan besar Jepang. Jika dibandingkan dengan ekpresi dari pemerintah Perancis dan Jerman terkait kasus penyadapan dilakukan NSA ini, Pemerintah Jepang terlihat sedikit diam menanggapi kasus ini. Selain meminta maaf, Obama dan Abe juga membicarakan masalah gejolak pasar saham dengan penjualan besar – besaran, setelah pemerintah China memotong nilai mata uang Yuan dalam usaha keras untuk meningkatkan ekspor. Ini dianggap memicu terjadinya perlambatan ekonomi dan berikutnya pada pertumbuhan ekonomi global.

Read More.. Label: , , , , , , ,