Negara Jepang terkenal dengan gaya hidup sehat yang dijalani oleh para warganya. Mulai dari menyantap makanan sehat hingga berolahraga. Dunia renang Jepang kali ini dikejut oleh wanita tua berusia satu abad lebih. ... Mieko Nagaoka mengikuti kompetisi renang di Ehime, sebelah barat Jepang pada Sabtu (4/4). Nenek berusia 100 tahun adalah satu – satunya pesaing di kategori usia ini. Seorang wanita Jepang berusia 100 tahun menjadi orang pertama berusia 100 tahun yang menyelesaikan lomba renang gaya bebas jarak 1.500 meter, hal ini dilakukan setelah 20 tahun ia mulai latihan renang. Dengan catatan waktu dibawah satu jam dan 16 menit Nagaoka menuntaskan lomba. “Aku ingin berenang sampai usiaku 105 tahun, jika aku berumur panjang,”ucap Nagaoka dengan sigap kepada media Kyodo News. Pencapaiannya ini diharapkan untuk bisa masuk ke dalam catatan Rekor Dunia Guinness. Meskipun mengagumkan, waktu yang ditorehkan Nagaoka sangat jauh dari Katie Ledecky atlit asal AS usia 18 tahun. Ledecky memegang rekor dunia untuk 1.500 meter renang gaya bebas, dengan catatan waktu 15 menit 28,36 detik. Nagaoka yang telah menerbitkan buku tahun lalu dengan judul “Aku seratus tahun dan merupakan perenang aktif terbaik didunia, bukanlah hal yang aneh untuk lomba 1.500, menuntaskan lomba ini saat berusia 99 tahun di kolam renang ukuran Olympic. Nagaoka mulai menggeluti dunia renang ketika usianya mencapai 80, satu dari sekian banyak orang Jepang pertumbuhan warga usia tuanya sudah banyak dan gaya hidup sehat. Saat dilakukan sensus kependudukan September tahun lalu di Jepang terdapat hampir 59.000 penduduk yang berusia 100 tahun, data yang dikeluarkan pemerintah Jepang menunjukkan bahwa dari setiap 100.000 warga terdapat 46 orang berusia 100 tahun atau lebih. Diantara mereka adalah orang – orang yang secara fisik masih aktif, sementara yang lainnya telah menyerahkan hidupnya menjadi abu. Manusia satu abad lainnya yang aktif di dunia olahraga adalah Hidekichi Miyazaki pada cabang atletik lari cepat. Saat usianya mencapai 103 tahun pria asal Jepang ini meminta Rekor Dunia Guinness mencatatkan namanya saat aksi lari cepat 100 meter dalam kategori usia 100 – 104 tahun. Miyazaki menorehkan catatan waktu 29,83 detik. Walau terlambat karir atletiknya yang bersinar ini membuatnya mendapat julukan ‘Golden Bolt´ julukan yang telah dipakai oleh Usain Bolt pelari cepat asal Jamaika.
Read More.. Label: Ehime Japan, Jepang, lomba renang, Mieko Nagaoka, nenek usia 100 tahun, rekor dunia guinness, renang 1500 meterGeorgina Harwood seorang nenek buyut mencapai usianya yang ke100 tahun pada Selasa. Untuk merayakan kehidupannya selama satu abad ini ia pun melakukan aksi yang biasanya dilakukan oleh orang usia muda yatiu terjun payung. ... Harwood berasal dari Cape Town, Afrika Selatan melakukan terjun payung tandem dibantu dengan pria bernama Jason Baker yang membawanya melakukan pendaratan mulus di Afrika Selatan. Terjun payung pertama Harwood dilakukan pada 2007 saat itu ia berusia 92 tahun. “Itu sangat indah dan sangat menggembirakan, “ungkap Harwood sepeti dilansir ABC News. Jika terjun payung kali ini belum dirasa cukup, pencari sensasi berusia satu abad ini akan melakukan hal lainnya, kali ini di dalam lautan. Tayangan televisi menunjukkan wajahnya saat terjun bebas yang menikmati sensasi ini sampai akhirnya payungnya terbuka. Sembari menunggu pendaratannya ia pun berbincang – bincang di ketinggian dengan instruktur terjun payung. Lima belas orang anggota keluarganya juga ikut melakukan aksi terjun payung bersama sang Nenek. Petualangan pemicu adrenalin selanjutnya ia akan ditempatkan dalam sebuah kandang kemudian diturunkan kedalam laut diantara ikan – ikan hiu yang mengelilinginya. Ia ingin merasakan sensasi berdekatan secara langsung dengan predator laut ini. “Kali ini, aku lebih sadar akan segalanya karena aku memiliki ide yang lebih baik akan apa yang akan dilakukan, “ucap Harwood seperti dikutip BBC. Georgina Harwood bukanlah orang tua pertama yang merayakan satu abad hari jadinya dengan melakukan terjun payung. Sebelumnya Eleanor Cunningham dari daerah Howes Cave di New York, AS, menandakan satu abad hidupnya dengan melakukan terjun payung. Dia tercatat baru tiga kali melakukan aksi terjung payung. Hal ini pertama kali dilakukannya saat usia 90 tahun, juga untuk merayakan hari jadinya. Cunningham mencium cicit perempuannya yang baru berumur 7 bulan, sebelum mengenakan baju terjun payungnya untuk persiapan loncatannya pada perayaan ulang tahunnya yang ke-100 di Saratoga Skydiving di Gansevoort. Ini merupakan loncatan yang ketiga kalinya, setelah memutuskan untuk terjun payung pertama kali pada usia 90 tahun. Kini nenek berusia 100 tahun ini hidup bersama cucunya di Schoharie County di pusat kota New York. Sebelum melakukan aksi terjun payung, Cunningham mendapatkan persetujuan dari dokternya yang menyatakan bahwa kesehatan nenek ini membuatnya mampu melakukan apa yang dicintainya ini. Dean McDonald dari Saratoga Skydiving mengatakan Cunningham merupakan pasangan terjun tandem tertua yang pernah terjun bersamanya
Read More.. Label: Georgina Harwood, nenek usia 100 tahun, penyuka adrenalin usia satu abad