Jelang KTT ASEAN Kepolisian Malaysia Gagalkan Rencana Teror

19.51 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

KUALA LUMPUR – Pihak kepolisian Malaysia telah melakukan penahanan terhadap 12 orang yang terkait dengan kelompok teroris Negara Islam (IS). Dalam penangkapan itu kepolisian juga menyita barang bukti alat peledak, sehingga polisi berhasil mengagalkan upaya aksi teror yang akan dilakukan pada beberapa tempat dan disekitar ibukota. ...Kepala Kepolisian Malaysia, Khalid Abu Bakar dalam pernyataannya Minggu (26/4) mengatakan, para tersangka pria berusia antara 17 dan 41 tahun, ditahan pada Sabtu dan Minggu di Ulu Langat dan Cheras daerah pinggiran kota dekat Kuala Lumpur. “Mereka semua diduga akan melakukan serangan pada target strategis dan tempat kepentingan pemerintah di Klang Valley, “ucap Abu Bakar dilansir Reuters. Rencana ini menanggapi panggilan dari kelompok IS, untuk melakukan aksi teror menyerang negara – negara Islam sekuler yang dipandang sebagai musuh Islam oleh kelompok IS. Pihak otoritas Malaysia mengatakan, penahanan sebelumnya terhadap terduga milisi IS merupakan sebuah alasan dibalik serangan yang dimaksud. Dalam pernyataan polisi tertera, bahan – bahan peledak yang disita termasuk 20 kilogram ammonium nitrate dan 20 kilogram potassium nitrate. Keamanan di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur diperketat menyambut kedatangan para pemimpin negara – negara Asia Tenggara pada Minggu (26/4) untuk menghadiri KTT ASEAN yang akan dibuka pada Senin. Namun masih belum diketahui apakah rencana aksi teror tersebut berhubungan dengan pertemuan puncak ASEAN. Malaysia menekankan pembahasan kerjasama regional terhadap penumpasan terorisme. Negara – negara Asia Tenggara belum melihat serangan besar dari kelompok IS, namun telah menahan 92 orang yang diduga mempunyai hubungan dengan kelompok IS. Kepolisian Malaysia juga telah mengetahui ada 39 warga negaranya yang berjuang di Suriah dan Iraq. Sementara pada Jum’at (24/4) di Los Angeles, Amerika Serikat beberapa pejabat keamanan AS kepada NBC mengatakan, otoritas keamanan memperketat keamanan di sekitar bandara Los Angeles dan wilayah lain di California bagian selatan ditengah – tengah ancaman terbaru dari kelompok ISIS yang menargetkan para personil berseragam. ISIS yang mengontrol beberapa wilayah Suriah dan Irak telah menyerukan kepada seluruh pengikutnya untuk melakukan serangan terhadap seluruh kepentingan negara Barat yang tersebar di seluruh dunia. Sebagai tindakan pencegahan Kepolisan Los Angeles memerintahkan kepada jajarannya di lapangan untuk melakukan patroli dua orang. Minggu ini juga dilakukan peningkatan keamanan di bandara Los Angeles. Penyelidik mengatakan, tidak ada rencana khusus namun meningkatnya kekhawatiran menindaklanjuti dari laporan intelijen yang dikumpulkan di dalam wilayah AS. Direktur FBI, Jim Comey mengatakan penyelidikan terhadap para tersangka simpatisan ISIS sedang berjalan di 50 negara bagian AS. Seorang sumber anonym mengatakan, ketakutan yang muncul terhadap ancaman yang ditujukan kepada personil berseragam atau lokasi – lokasi yang mungkin menjadi target teror. Jurubicara Departemen Keamanan Dalam Negeri tidak berkomentar terhadap detil intelijen yang meningkatkan kekhawatiran di wilayah pantai barat. Tapi ia menambahkan pihak keamanan telah meningkatkan kewaspadaannya dalam beberapa bulan terakhir. “Dalam beberapa bulan terakhir, kami telah melakukan penyesuaian keamanan termasuk memfilter masuknya orang – orang dari pintu kedatangan luar negeri di beberapa bandara dan meningkatkan pemeriksaan secara acak terhadap penumpang pesawat serta barang bawaannya pada penerbangan menuju AS, sebagai reaksi dari berkembangnya ancaman, “ungkap juru bicara itu.

Read More.. Label: , ,

Fokus Utama KTT ASEAN Akan Bahas Solusi Damai di Spratly

21.01 / Diposting oleh nivra / komentar (0)

KUALA LUMPUR - Konferensi Tingkat Tinggi negara Asia Tenggara akan mendesak pada anggotanya untuk menahan diri di Laut China Selatan tapi menghindari melontarkan kritik secara langsung atas aksi China yang menimbulkan ketegangan di perairan sengketa, ujar sumber diplomatik pada Jum’at (24/4). ... Para pemimpin dari negara Ássociation of Southeast Asian Nations (ASEAN) akan berkumpul di Malaysia pada Senin dalam pertemuan yang diadakan setiap tahun. Kali ini pembahasan tentang aksi agresif China di kepulauan Spratly, wilayah yang menjadi sengketa dari beberapa negara, akan menjadi agenda utama. Pertemuan akan membahas keperluan untuk “latihan menahan diri dalam aktifitas, tidak membuat ancaman atau menggunakan kekuatan dan bagi pihak yang peduli untuk menyelesaikan persengketaan melelui jalan damai, “ungkap sumber diplomatik kepada AFP. Juga akan dibahas dengan pemerintah Beijing mengenai code of conduct (kode etik) dalam bertindak di Laut China Selatan. Pembahasan akan lebih intensif untuk menghasilkan COC yang efektif. ASEAN telah mendesak China selama lebih dari satu dekade untuk menyetujui pembentukan ‘kode etik’, yang dibangun atas janji tak mengikat pada 2002 oleh negara – negara yang bersaing di perairan itu untuk menyelesaikan persengketaan secara damai dengan menahan diri tidak menyulut amarah. Menteri Luar Negeri Malaysia, Dato' Seri Anifah Aman mengatakan pulau hasil reklamasi yang dibuat China di wilayah sengketa akan menjadi agenda utama pembahasan dalam pertemuan Senin nanti di Kuala Lumpur. Dilansir AFP, Anifah Aman mengatakan bahwa para pemimpin negara – negara ASEAN tentu saja akan membahas isu yang menjadi kekhawatiran bersama ini. Ia menambahkan, blok regional ini telah menyampaikan ke pemerintah Beijing bahwa “kami ingin hal ini secepatnya diselesaikan dan kami berharap mereka akan memberi tanggapan dengan cepat.” Filipina mengungkapkan harapannya bahwa koferensi di Malaysia akan menghasilkan ekspresi yang kuat dari kekhawatiran negara anggota ASEAN. Konsep pembahasan nantinya dapat berubah berdasarkan diskusi saat konferensi. Negara anggota ASEAN, Vietnam, Malaysia dan Brunei juga negara bukan anggota, Taiwan, juga mempunyai situasi tumpang tindih atas hak wilayah di Laut China Selatan. Konsep pembahasan juga mengajak para pihak untuk mematuhi regulasi badan PBB wilayah kelautan (UNCLOS), referensi ini dapat membuat Beijing marah. Tahun lalu Filipina mengajukan gugatan resmi ke UNCLOS tentang perluasan klaim wilayah China. Aksi China di pulau kecil yang juga diklaim oleh Filipina telah membuat marah Manila dan kekhawatiran di beberapa negara Asia Tenggara yang perlahan – lahan akan mengklaim seluruh wilayah Laut China Selatan. Citra satelit terbaru bulan ini yang dirilis Filipina menunjukkan armada kapal kecil China melakukan pengerukan pasir ke wilayah Mischief Reef. Menambah kekhawatiran bahwa China akan membuat wilayah baru untuk memperkuat kehadirannya lebih jauh di Laut China Selatan. Hal ini memberi peringatan kepada negara anggota G-7 dan negara Asia lainnya. “Pesawat Fokker milik angkatan udara Filipina ditantang oleh kapal perang China di dekat Subi Reef,kepulauan Spratly yang memamerkan kekuatan kecilnya di wilayah sengketa itu, “ungkap seorang sumber angkatan bersenjata Filipina. Pemerintahan Manila menuduh penjaga perairan China pada Kamis melakukan perampokan terhadap nelayan Filipina dengan menodongkan senjata, konfrontasi ini berlangsung di wilayah sengketa Laut China Selatan dan telah beberapa kali terjadi. Pada satu insiden nelayan Filipina “diancam dan ditodong senjata sebelum akhirnya pihak China mengambil ikan – ikan hasil tangkapan mereka secara paksa, “menurut laporan yang diterima AFP. Menurut laporan, para penjaga perairan China juga menghancurkan peralatan menangkap ikan milik nelayan Filipina. Kapal – kapal nelayan Filipina ini berlayar dalam kelompok sebanyak 20 kapal dalam ekspedisi menuju ke Scarborough Shoal, sebuah perairan yang banyak ikan dan terletak dalam wilayah ekonomi ekslusif Filipina.

Read More.. Label: , , ,