Pelanggan NetApp Menjadi Saksi Sejarah dari Pengimplementasian 150.000 Sistem Unified Storage
Pencapaian NetApp Diakui Di Tengah Perayaan Delapan Tahun Peluncuran Sistem Unified Storage Pertama untuk Industri
JAKARTA, Indonesia—6 April 2010—Seiring semakin dekatnya perayaan delapan tahun sejak sistem unified storage untuk industri diluncurkan, NetApp (NASDAQ: NTAP) hari ini mencatat sejarah dengan mengimplementasikan lebih dari 150.000 sistem unified storage. Hal ini semakin menegaskan komitmen jangka panjang dan inovasi industri yang signifikan NetApp dalam menyediakan unified storage bagi pelanggan.
Selengkapnya klik pada judul diatas
NetApp Menjadi Saksi Sejarah dari Pengimplementasian 150.000 Sistem Unified Storage
Survei Cisco Mengenai Perbankan Ritel: Kebutuhan Nasabah Generasi Y Akan Mentransformasi Wajah Perbankan
Industri Perbankan Dapat Meningkatkan Pendapatan Sampai 10 Persen dengan Menjalankan Model Bisnis Baru dan Memanfaatkan Layanan Video
INDONESIA, Jakarta – 22 Maret 2010 - Cisco mengumumkan temuan dari riset perbankan ritel bahwa bank memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan sampai 10 persen dengan menggaet pelanggan dari Generasi Y atau generasi muda. Riset yang diselenggarakan oleh Cisco Internet Business Solutions Group (IBSG), konsultan global Cisco, mensurvei 1.055 nasabah di Amerika Serikat dengan pertanyaan seputar pemahaman prioritas keuangan, ekspektasi layanan dari bank, pemakaian video dan pilihan moda interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah dari Gen Y mempercayai bank mereka meskipun terjadi kemunduran ekonomi belakangan ini, namun tetap membutuhkan bantuan bank dalam membuat keputusan penting finansial mereka.
Gen Y Akan Mengubah Perbankan Ritel
Nasabah dari generasi muda menggunakan teknologi komunikasi baru seperti video dan memiliki perilaku online pada tingkat yang begitu mengagumkan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Gen Y akan memberikan dampak besar pada perbankan yaitu membuak peluang peningkatan pendapatan. Pengurangan hutang, pengelolaan pengeluaran dan pemahaman financial adalah prioritas utama dari perhatian nasabah generasi muda. Temuan dari riset dapat dilihat dibawah ini:
Gen Y Menginginkan Saran Keuangan Melalui Video dan Telepon Selular
Lebih dari 50 persen Gen Y memiliki webcam, dibandingkan dengan generasi boomer dan silver yang hanya kurang dari sepertiganya.
20 persen dari Gen Y mengunjungi Youtube beberapa kali dalam sehari (lima kali lebih sering dibandingkan dengan generasi boomer dan silver).
97 persen Gen Y menggunakan telepon selular.
Gen Y Menyukai Mendapatkan Saran Keuangan dari Video dan Komunitas Virtual
Hampir 40 persen pelanggan Gen Y tertarik pada interaksi dengan penasehat keuangan melalui video, dibandingkan dengan 17 persen bagi generasi boomer dan silver.
Pelanggan Gen Y empat kali lebih banyak menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan keuangan melalui blog atau forum online dibandingkan dengan generasi boomer dan silver.
40 persen nasabah Gen Y menggunakan perangkat personal financial management (PFM) berbasis web untuk mengelola pengeluaran, mengurangi hutang, dan memaksimalkan simpanan jangka panjang.
Gen Y Menginginkan Saran dari Bank Mereka
Lebih dari 33 persen Gen Y menganggap bank sebagai institusi yang memberikan nasihat prosefional.
85 persen dari Gen Y puas atau sangat puas dengan penyedia layanan finansial mereka saat ini.
Gen Y Membutuhkan Bantuan dalam Membuat Keputusan Finansial
Lebih dari sepertiga nasabah Gen Y percaya mereka butuh bantuan dalam mengelola masalah finansial mereka, sementara kurang dari seperlima dari generasi baby boomer dan silver mereasakan hal yang sama.
Nasabah Gen Y menghargai nasehat finansial dari teman dan keluarga tiga kali lebih banyak diabndingkan generasi boomer dan silver.
Perbankan Ritel yang Inovatif Akan Menarik Gen Y
Sementara rata-rata Gen Y puas dengan kinerja bank mereka, 26 persen lainnya akan berpikir untuk beralih jika mendapatkan nilai lebih. Untuk memanfaatkan peluang ini, Cisco IBSG merekomendasikan bank-bank untuk menciptakan proposisi nilai lebih yang memenuhi kebutuhan seperti diperlukan oleh Gen Y untuk membantu mengelola keuangan mereka, hutang dan pengeluaran dengan menawarkan nasihat profesional dalam cara yang menarik buat mereka. Bank harus memperhatikan tiga hal utama untuk mengembangkan pendekatan baru ini:
Menawarkan Personal Financial Managemen (PFM) Guna Memberikan Kendali bagi Nasabah: Menawarkan penasihat keuangan yang dapat dipersonalisasi menggunakan platform Internet. Menyediakan fitur PFM pada platform mobile yang memungkinkan real-time alert, tinjauan dan membuat keputusan.
Meningkatkan Hubungan dengan Nasabah Menggunakan Video Berdefinisi Tinggi: Komunikasi menggunakan video berdefinisi tinggi memberikan peluang bagi nasabah generasi muda untuk berinteraksi langsung dengan penasihat keuangan. Pada awalnya, layanan video ini dapat ditempatkan di kantor cabang utama yang memiliki nasabah dengan perilaku berInternet tinggi serta melayani nasabah perusahaan berskala kecil dan menengah. Setelah layanan lewat video semakin banyak digunakan, kembangkan layanan ini agar dapat diakses oleh pelanggan dari rumah atau perangkat mobile mereka.
Membentuk Komunitas Online untuk Layanan Finansial: Layanan ini sebaiknya dapat menguhubungkan nasabah dari generasi muda dengan keluarga dan teman untuk mendapatkan saran keuangan dari komunitas jaringan personal yang mereka percaya. Layanan ini juga sekaligus menyediakan penasihat profesional dari bank.
Metodologi Studi
Studi dari Cisco IBSG mensurvei 1.055 nasabah di Ameriak Serikat berusia 18 dan lebih tua. Survei dengan 75 pertanyaan ditujukan kepada pada generasi berbeda yaitu Gen Y (nasabah yang lahir antara tahun 1980 sampai 1992), Gen X (yang lahir antara tahun 1960 dan 1979), boomers/silvers (mereka yang lahir sebelum tahun 1960) untuk mendapatkan gambaran akurat tentang preferensi dari masing-masing generasi dan tren dalam layanan finansial ritel. Studi dilaksanakan oleh Cisco IBSG Economics practice yang menyediakan penelitian tren, inovasi dan perubahan praktek bisnis pada 10 pasar vertical. Untuk informasi lebih lanjut mengenai survey ini, silakan kunjungi www.cisco.com/go/ibsg/financialservices.
Kutipan Pendukung:
Jörgen Ericsson, global lead, Cisco Internet Business Solutions Group, Financial Services Practice:
”Perbankan ritel memiliki peluangan bagus untuk mengambil keuntungan dari siapa yang pertama kali melakukan inovasi. Gen Y menginginkan saran finansial dari sumber terpercaya dan akan beralih ke bank yang menawarkan layanan tersebut dengan cara yang paling menarik dan sesuai dengan dirinya. Bank yang melayani kebutuhan Gen Y memiliki potensi untuk pertumbuhan pendapatan yang signifikan.”
Philip Farah, direktur Cisco Internet Business Solutions Group, Pelatihan Layanan Finansial:
“Krisis ekonomi akhir-akhir ini telah mempercepat pertumbuhan Gen Y sebagai segmen utama dalam ekonomi Ameriak Serikat, sementara penurunan pengaruh generasi boomer terjadi lebih cepat daripada yang diperkirakan. Hal ini akan berdampak besar pada perbankan ritel, karena proposisi bank saat ini dirancang sesuai dengan kebutuhan generasi yang lebih tua. Bank kini memiliki peluang untuk menggaet Gen Y melalui penggunaan teknologi yang tepat dan pergeseran pendekatan bisnis.”
Sumber-sumber Pendukung:
Peluang Pertumbuhan Berikutnya untuk Bank: Bagaimana Kebutuhan Pasca Krisis Keuangan Bagi Para Nasabah Muda Akan Mengubah Layanan Perbankan Ritel
10 Alasan Bagaimana Nasabah Muda Mengubah Perbankan Ritel
Flickr Cisco IBSG – 10 Data Statistik
Bagaimana Bank Dapat Memanfaatkan Peluan dan Meningkatkan Pendapatan
VOD Jörgen Ericsson dan Philip Farah
Website Cisco IBSG Financial Services
Sekilas Cisco IBSG Financial Services
Bio Jörgen Ericsson
Bio Philip Farah
Facebook Cisco IBSG
Twitter Cisco IBSG
Technorati Tags:
Cisco, Internet Business Solutions Group (IBSG), Retail Banking, Gen Y, PFM, Video, New Business Models
NetApp Memimpin dalam Storage Ethernet dengan Memperluas Pilihan untuk Pelanggan FCoE dan DCB
NetApp Memimpin dalam Storage Ethernet dengan Memperluas Pilihan untuk Pelanggan FCoE dan DCB
JAKARTA, Indonesia—22 Maret 2010—NetApp (NASDAQ:NTAP) hari ini mengumumkan bahwa mereka telah memperluas Fibre Channel over Ethernet (FCoE) dan penawaran produk Data Center Bridging (DCB) dengan bantuan dari mitra solusinya yaitu Brocade, Emulex, dan VMware. Pelanggan NetApp sekarang akan memiliki lebih banyak pilihan untuk membangun end-to-end infrastuktur FCoE yang lengkap serta menyatukan arsitektur Ethernet dan Fibre Channel mereka.
NetApp, pionir dan pemimpin dalam storage Ethernet, akan terus memajukan teknologi dengan memperluas portfolio produk disertai dukungan dari mitra solusinya. Sebagai bagian dari perluasan ini, NetApp akan mulai menjual kembali Converged Network Adapter (CNA) baru dari Emulex, dan merupakan yang pertama diantara para vendor storage untuk mendukung VMware® vSphere™ 4 dalam lingkungan FCoE. NetApp juga menambah portfolio FCoE mereka dari Brocade. Selain menawarkan CAN Brocade, FCoE blade untuk DCX, dan top-of-rack 8.000 FCoE switch, NetApp kini memperkenalkan DCB-versi khusus dari Brocade 8000.
“Dalam uji coba akhir-akhir ini, sistem storage NetApp melakukan pekerjaan luar biasa dalam menangani FCoE, iSCSI, dan protokol storage lain secara bersamaan dalam satu solusi dan merupakan proposisi menarik bagi pelanggan yang ingin mengkonsolidasikan data center mereka atau pindah ke FCoE,” kata Dennis Martin, presiden Demartek, sebuah penyedia laporan validasi laboratorium dan vendor laporan penelitian perbandingan produk netral bagi produk piranti lunak dan produk infrastruktur komputer.
“Menjadi yang pertama di pasar dan memiliki ekosistem mitra yang kuat untuk memberikan pilihan dalam membangun solusi yang end-to-end bagi para pelanggan membuat NetApp menjadi pemimpin dalam 10 gigabit Ethernet dan ruang FCoE.”
“Emulex bangga bermitra dengan pemimpin ruang Ethernet untuk membantu membawa solusi konvergensi jaringan Ethernet terbaik bagi para pelanggan kami,” kata Steve Daheb, chief marketing officer dan senior vice president of business development Emulex. “Emulex memberikan arsitektur konektivitas jaringan yang kuat pada infrastruktur FCoE NetApp yang end-to-end dengan OneConnect Universal Converged Network Adapters (UCNAs) miliknya, dan bersama kami membantu pelanggan kami memaksimalkan biaya dan efisiensi piranti keras pada data center mereka tanpa mengurangi performa.”
Dengan NetApp dan mitra solusinya, pelanggan dapat membangun infrastruktur FCoE yang end-to-end sementara tetap mendukung investasi Fibre Channel yang telah ada dan mengambil pendekatan bertahap untuk konsolidasi pusat data mereka di sekitar Ethernet. Dengan menggunakan Emulex OneConnect UCNAs, pelanggan dapat menjalankan traffic FCoE maupun IP melalui port dan pada kabel yang sama, menghilangkan kebutuhan dari adaptor dan kabel SAN serta LAN yang terpisah. Emulex OneConnect UCNAs memberikan performa maksimal, terlepas dari percampuran traffic jaringan, dan mengungguli vendor lainnya CNAs dalam beberapa pengujian oleh TI Brand Pulse. Sekarang pelanggan dapat membangun infrastruktur Ethernet mereka dari waktu ke waktu dengan tetap menjaga performa maksimal dan melindungi investasi infrastruktur sebelumnya.
“Filosofi dan kekuatan NetApp telah menawarkan portfolio storage yang unified dan multiprotocol yang memberikan keuntungan baik efisiensi maupun performa pada pelanggan,” kata Patrick Rogers, vice president of Solutions and Alliances NetApp. “Dengan bekerja secara dekat dengan mitra solusi kami seperti Brocade, Emulex, dan VMware untuk terus mengembangkan storage Ethernet, kami dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan daripada sebelumnya untuk membantu mereka menyederhanakan dan menyatukan infrastruktur serta mencapai terobosan bisnis mereka.”
Teknologi pondasi pada FCoE adalah 10 Gigabit Ethernet (10GbE). Sebagai pionir dan pemimpin Storage 100GbE, NetApp telah mengirimkan hampir 14.000 port 10GbE sejak penawaran pertama mereka tahun 2006, sejalan dengan berkembangnya teknologi, terlihat peningkatan sebesar 85% selama tujuh bulan terakhir. Selama para pelanggan mengkonsolidasikan sumber daya data center, mereka dapat meningkatkan value dan efisiensi dengan membagi infrastruktur jaringan 10GbE dengan bandwidth performa tinggi. Meningkatnya bandwidth dan bertambahnya perangkat tambahan untuk mendukung FCoE membuat 10GbE menjadi data center modern bagi interkoneksi ideal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi storage NetEpp Ethernet, kunjungi: www.netapp.com/us/company/leadership/ethernet-storage/.
Untuk membaca evaluasi Demartek tentang storage Ethernet NetApp yang unified, kunjungi: www.netapp.com/us/library/research-papers/rp-unified-networking-evaluation.html.
Diskusikan berita ini di NetApp community, dimana Anda bisa bertukar pikiran dan ide mengenai berbagai topik dengan anggota komunitas kami. Berkolaborasi dengan perusahaan kami; berbincang dengan karyawan dan pimpinan NetApp; serta berpartisipasi dalam hasrat kami untuk go further, faster. Bergabunglah sekarang di www.netapp.com/us/communities.
Tentang NetApp
NetApp menciptakan solusi-solusi storage dan pengelolaan data inovatif yang membantu Anda mempercepat terobosan-terobosan bisnis dan mencapai efisiensi biaya yang luar biasa. Temukan produk dan solusi NetApp untuk membantu perusahaan-perusahaan di seluruh dunia bergerak lebih jauh, lebih cepat di www.netapp.com.
Dua Terobosan dari IBM Untuk Menemukan Obat AIDS Terbaru
Dua Terobosan dari IBM Untuk Menemukan Obat AIDS Terbaru
Kekuatan Komputasi Grid Komunitas Dunia dari IBM yang mendukung penelitian terobosan baru
Jakarta, 11 Maret 2010 - Tim peneliti di Lembaga Penelitian Scripps menemukan dua senyawa baru yang membuktikan adanya situs pengikat baru di protease HIV. C. David Stout, Associate Professor, yang juga penulis senior dari penelitian tersebut, menjelaskan, “Hasil penelitian ini membuka pintu dalam menciptakan obat untuk memerangi protease HIV, sebuah enzim yang digunakan HIV untuk menciptakan partikel virus yang menular.”
Menurut World Health Organization, sekitar 33 juta orang saat ini mengindap HIV. Beberapa obat yang digunakan untuk memerangi AIDS menghambat target protease HIV ini, tetapi mutan-mutannya yang tahan obat dan menghambat efektifitas obat-obat tersebut terus bermunculan dan bahkan menjadi semakin parah.
Dua angota tim FightAIDS@Home, Peneliti Alex L. Perryman, Ph.D., dan Profesor Arthur J. Olson, adalah bagian dari penelitian inovatif ini dan sedang berusaha untuk lebih mengembangkannya lagi. Terobosan baru eksperimental ini akan menjadi dasar untuk pengembangan obat baru yang dapat memerangi virus HIV yang tahan obat dan untuk meningkatkan potensi terapi pengobatan yang ada saat ini. Hasilnya akan menjadi dasar pemikiran untuk pengobatan HIV/AIDS selanjutnya.
Melalui daya komptasi dari 1,5 juta perangkat yang terhubung dengan jaringan melalui World Community Grid IBM, situs-situs baru protease HIV digunakan sebagai target berlabuh dari ekseprimen penyaringan virtual. Tujuanya adalah untuk memandu pengembangan senyawa-senyawa kimiawi ini menjadi penghambat virus HIV baru. Dengan menggunakan sumber daya komputasional World Community Grid dalam jumlah besar, tim FightAIDS@Home telah melabuhkan lebih dari 500.000 senyawa di situs-situs baru ini.
Dengan menggabungkan waktu siklus yang tidak dipakai oleh 1,5 juta PC yang disumbangkan grid kemanusiaan publik terbesar di dunia ini, setara dengan seuah superkomputer Top 10, waktu komputasional selama 107.000 tahun dapat diringkas menjadi hanya 5 tahun dalam proyek Scripps Research Institute, dengan lebih dari 104 juta kalkulasi.
“World Community Grid dari IBM dan para relawan membantu kami menjalankan jutaan komputasi untuk mengevaluasi interaksi potensial antara senyawa dan protein virus mutan,” jelas Dr. Arthur J. Olson, Prosefor Kepala, Anderson Research, Fakultas Biologi Molekuler, The Scripps Research Institute. “Melalui upaya ini, kami dapat mempercepat penelitian kami. Tanpa daya komputasi World Community Grid, kami akan membutuhkan ratusan tahunan untuk mencapai tahap penelitian ini.”
Setelah virus HIV memasuki sel manusia, serangkaian protein yang disebut enzim akan memaksa sel untuk memproduksi lebih banyak enzim yang sama, yang kemudian menularkan infeksi ke sel lainnya. Sebagian besar obat HIV bekerja dengan memblokir kegiatan satu atau beberapa enzim ini. Saat ini peneliti Scripps sedang mencari senyawa baru yang dapat menstabilkan bentuk atau konformasi enxim protease HIV yang dihambat, sehingga virus tidak dapat merepliaksikan diri lagi. Karena HIV bermutasi secara cepat, beberapa obat sudah tidak efektif atau tidak manjur lagi. Dengan melakukan kalkulasi di proyek FightAIDS@Home World Community Grid, tim di Scripps sedang mengembangkan obat baru yang mengikat lebih banyak bagian enzim mutan tersebut, sehingga mematikannya secara lebih efektif.
World Community Grid mempercepat penelitian kemanusiaan dengan menyediakan daya komputasi berharga jutaan dolar untuk para ilmuwan. Daya komputasi ini tersedia gratis, padalah tanpanya daya komputasi ini tidak tersedia.
Dalam makalah kedua yang diterbitkan baru-baru ini di Journal of Molecular Biology, tim Scripps mengunakan model komputasi untuk memingkatkan pemahaman atas enzim HIV dan target pengobatan penting lainnya - integrase. Integrase, seperti protease dan satu enzim lainnya, bersifat reverse-transcriptase dan adalah salah satu protein yang memungkinkan virus HIV untuk mengambil alih permesinan sel yang dimiliki host cell dan kemudian mereplikasikan diri. Karena dapat menghasilkan model integrase secara lebih akurat, para peneliti ini dapat memperluas pencarian mereka untuk molekul obat baru yang dapat menghambat penolakan virus mutan atas obat ini. Tim Scripps baru-baru ini menerima pendanaan stimulus dari pemerintah sebagai bagian dari the American Recovery and Reinvestment Act guna mempercanggih proyek mereka melawan integrase HIV.
“Para relawan yang menyumbangkan daya komputasi komputer mereka, membantu ditemukannya jenis obat-obatan baru yang dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup para penderita HIV,” tutur Dr. Joesph Jasinski, Distinguished Engineer and Program Director, IBM Healthcare and Lifesciences Institute. “World Community Grid mememungkinkan cara-cara yang lebih pintar untuk melaksanakan penelitian dengan menyediakan daya komputasi yang sangat besar untuk proyek-proyek yang mungkin tidak dapat mencapai hasil besar tanpa akses ke superkomputer gratis ini.”
Proyek FightAIDS@home akan terus menjalankan kalkulasi untuk memperluas penelitian terhadap mutan yang tidak mempan obat atau “superbug” HIV ini. “Dalam memerangi HIV/AIDS kita harus mengingatkan semua orang bahwa HIV belum hilang, dan masih banyak yang harus kita lakukan,” kata Joe Solmonese, Ketua Human Rights Campaign. “World Community Grid adalah salah satu cara kita terlibat dan menyumbang ke penelitian penting ini dengan cara yang berguna dan efektif.”
Untuk menyumbangkan waktu siklus komputer anda ke penelitian kemanusiaan yang meliputi berbagai bidang – dari kanker, hingga beras yang lebih bergizi, hingga sumber daya yang lebih hemat energi, kunjungi: www.worldcommunitygrid.org. Dari situs ini, anda dapat menginstal sebuah program yang berukuran kecil dan aman, yang akan menghubungkan anda dengan grid tersebut. Jika komputer anda menganggur, komputer akan meminta data dari server World Community Grid untuk dikomputasikan. Setelah selesai, hasilnya akan dikirim kembali ke server, dan meminta pekerjaan lain untuk dilakukan. Kita tidak perlu meninggalkan komputer kita menyala lebih lama dari biasanya dan kami mendorong para anggota untuk terus bekerja seperti biasa. Kami dapat mengumpulkan daya komputasi yang begitu besar selama jam kerja normal hanya dengan memanfaatkan waktu yang menganggur ketika penggunanya sedang menelpon, bercakap dengan rekan kerja, selama jam istirahat, atau mengerjakan tugas lain yang tidak membutuhkan komputer.
Proyek lainnya yang berjalan pada World Community Grid telah menghasilkan berbagai hasil, termasuk:
Proyek Help Defeat Cancer membuktikan teknik mereka yang lebih akurat untuk mengidentifikasi kanker dan telah menerima hibah sebesar $2,5 mjuta dari NIH untuk memperluas penyebaran sistem mereka.
Proyek Discovering Dengue Drugs Together telah mengidentifikasi senyawa antivirus potensial dan terus melakukan percobaan lab tentang ini.
Proyek Nutritious Rice for the World telah menghasilkan lebih dari 12 juta transaksi dan 11.000 tahun waktu komputasi.
NetApp Meluncurkan Solusi Baru untuk Service Provider dalam Memberikan Layanan Cloud untuk TI Perusahaan
NetApp Meluncurkan Solusi Baru untuk Service Provider dalam Memberikan Layanan Cloud untuk TI Perusahaan
NetApp Membantu Service Provider Membedakan Layanan yang Mereka Tawarkan, Mempercepat proses time to market serta Mengurangi Biaya
INDONESIA, Jakarta—March 11, 2010—Dalam menghadapi tekanan ekonomi yang terus meningkat saat ini, banyak organisasi TI yang beralih pada cloud computing untuk membantu mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi pada data center. Service provider memegang peranan penting pada transformasi data center dan membantu pelanggan untuk menyadari keuntungan-keuntungan yang didapat dengan memberikan layanan-layanan TI melalui cloud. Beberapa pemimpin service provider di dunia telah menggunakan solusi dan teknologi dari NetApp (NASDAQ:NTAP) dalam menyediakan infrastruktur storage yang merupakan inti dari layanan yang ditawarkan oleh mereka. Untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat, NetApp hari ini meluncurkan panduan dengan desain baru serta kemampuan berorientasi khusus untuk service provider yang nantinya akan membantu mereka dalam memberikan nilai lebih besar pada pelanggan cloud mereka.
Selain itu, penawaran terbaru ini merupakan contoh komitmen NetApp lainnya untuk membantu kesuksesan para service providernya, daripada menawarkan layanan NetApp secara langsung dan bersaing dengan mereka. Solusi NetApp® yang baru akan membantu service provider memberikan perbedaan dalam layanan cloud mereka, mempercepat proses layanan time to market, dan mendapatkan keuntungan dalam hal biaya serta tingkat layanan untuk industri terkemuka.
NetApp Service-Oriented Infrastructure (SOI): SOI menggunakan storage NetApp dan berfungsi sebagai dasar untuk semua rancangan IT-as-a-service NetApp. SOI memberikan service provider infrastruktur terstandarisasi dan unified sehingga memungkinkan mereka untuk menggunakan storage, jaringan, dan menghitung sumber daya dengan cara yang berulang. Ini membantu mempercepat proses time to market, meningkatkan fleksibilitas, mengurangi biaya, dan meningkatkan tingkat pelayanan.
Data Protection as a Service (DPaaS): NetApp saat ini menyediakan sebuah panduan desain untuk para service provider yang memungkinkan mereka untuk menggunakan DPaaS secara cepat, termasuk archieve dan disaster recovery (DR). Service provider akan mendapatkan keuntungan dari teknologi NetApp seperti FlexClone® untuk pengujian DR tanpa resiko, SnapLock® untuk penyesuaian, dan MultiStore® untuk secure multi-tenancy. Panduan desain DPaaS ini akan membantu service provider untuk mengurangi biaya dan kompleksitas serta meningkatkan tingkat layanan dan juga fleksibilitas.
Backup/Recovery as a Service (BRaaS): NetApp telah bergabung dengan Asigra, sebuah penyedia piranti lunak untuk backup/recovery terkemuka, untuk memberikan service provider sebuah panduan desain yang membantu mereka menjalankan solusi BRaaS secara cepat dan efisien. Piranti lunak Asigra Cloud Backup* bekerja pada SOI NetApp, menggabungkan skalabilitas, keamanan dan kemampuan pay-as-you-go Asigra dengan solusi storage NetApp yang unified, high performance, dan fleksibel. Hasilnya adalah satu solusi BRaaS yang terbukti dalam memungkinkan service provider untuk memenuhi permintaan pelanggan yang membutuhkan perjanjian tingkat layanan dan pengurangan biaya.
NetApp Open Management: Kemampuan NetApp Open Management saat ini memungkinkan service provider untuk memanfaatkan solusi storage efisiensi NetApp dan kemampuan otomatis layanan storage, terlepas dari apakah service provider menggunakan NetApp atau menggunakan manajemen layanan atau kerangka kerja virtualisasi TI dari vendor lain. Kemampuan open manajemen akan diaktifkan oleh Open Software Developer Kit (SDK) dari NetApp dan layanan Application Programming Interfaces (APIs) untuk web serta menyediakan kebijakan infrastruktur berbasis otomatisasi. Hal ini memungkinkan service provider untuk menghubungkan manajemen layanan TI mereka dan orkestrasi portal dengan mudah dan cepat ke mesin otomasi storage NetApp untuk layanan provisioning and perlindungan storage yang lebih baik dan cepat.
“Solusi cloud berbasis disaster recovery kami berada pada storage NetApp,” kata Mike Fink, direktur Cloud Disaster Recovery Solutions Terremark. “Dengan meningkatnya biaya dan resiko yang berkaitan dengan disaster recovery hari ini, sangatlah penting bagi kami untuk memilih sebuah solusi storage yang dapat membantu mengatasi masalah-masalah tersebut. NetApp menyediakan teknologi storage yang kami perlukan, sehingga memungkinkan kami untuk mengurangi biaya para pelanggan, memenuhi persyaratan perjanjian layanan yang ketat, dan memastikan keamanan untuk pelanggan lingkungan virtual kami.”
“Selain itu, NetApp merupakan mitra terpercaya,” lanjut Fink. “Mereka berkomitmen pada keberhasilan kami dan terus menyediakan system upgrade, deduplikasi, serta fungsionalitas baru yang bagus tanpa dipungut biaya.”
“WHITE CLOUD SOFTBANK menawarkan pelanggan enterprise untuk menyediakan solusi hardware-as-a-service melalui cloud,” kata Amane Kito, corporate officer, kepala deputi divisi Sales Development Division SOFTBANK TELECOM Corp. “WHITE CLOUD menawarkan salah satu harga terendah di pasar, fleksibilitas biaya model per-volume, dan solusi bisnis off-balance sheet. WHITE CLOUD memanfaatkan storage NetApp, menjalankan solusi cloud computing yang lebih scalable dan hemat. NetApp adalah salah satu mitra utama bisnis SOFTBANK dan kami terus menanti NetApp untuk melanjutkan inovasi dan kepemimpinan teknologi di jagat ini.”
“NTT COMWARE Corporation merupakan pemasok solusi data center hemat energi ternama untuk pelanggan di Jepang,” kata Onishi Hiroyuki, executive manager Service Provider Department NTT COMWARE Corporation. “Untuk membantu mengatasi persyaratan untuk data center generasi berikutnya, kami telah mengembangkan SmartCloud, sebuah layanan cloud terbaru untuk kelas enterprise yang menyediakan pelangan kami layanan yang mudah beradaptasi termasuk backup dan recovery storage yang cepat. Kami memilih NetApp sebagai mitra storage kami sehingga kami dapat memberikan solusi ini kepada pelanggan.”
“Dengan kemampuan open management NetApp, kami dapat mengintegrasikan platform Business Service Management kami secara cepat dengan solusi storage NetApp,” kata Scott Fulton, vice president dan general manager Service Automation BMC Software. “Sebagai hasilnya, service provider kini dapat menyediakan layanan storage NetApp secara langsung dari BMC Service Catalog melalui NetApp Provisioning Manager, memberikan pelanggan mereka storage availability, performa, fleksibilitas, dan efiesiensi yang disediakan oleh NetApp.”
Service provider juga dapat mengambil keuntungan dari kerja sama Cisco, NetApp, dan VMware® baru-baru ini untuk Secure Multi-tenancy Design Architecture. Arsitektur desain yang tervalidasi ini mengisolasi sumber daya TI untuk meningkatkan keamanan pada lingkungan shared virtual dan lingkungan cloud perusahaan. Arsitektur desain yang end-to-end membantu pelanggan untuk mengembangkan layanan cloud internal dan eksternal untuk mengisolasi klien yang berbeda, bisnis unit, departemen, atau zona keamanan untuk memperkuat keamanan di seluruh computing, jaringan, storage, dan lapisan manajemen dari infrastruktur yang unified.
“NetApp telah memiliki bukti kesuksesan dalam bekerjasama dengan service provider terkemuka untuk memperkuat penawaran layanan cloud mereka,” kata Patrick Rogers, vice president Solutions and Alliances NetApp. “Pengumuman hari ini memperkuat komitmen kami dalam memberikan service provider dengan solusi-solusi unik dan kemampuan untuk meningkatkan portfolio layanan cloud mereka. Strategi kami pada ruang ini adalah memungkinkan keberhasilan solusi partner kami, bukan untuk bersaing dengan mereka, serta melalui mereka menyediakan layanan cloud yang luas dan terbuka bagi pelanggan TI.”
Untuk mengetahui lebih jauh tentang NetApp’s SOI, kerangka kerja Open Management, DPaaS, dan BRaaS bagi service provider, kunjungi www.netapp.com/us/solutions/infrastructure/service-providers.
Diskusikan berita ini dengan komunitas NetApp, dimana Anda dapat bertukar pikiran dan ide dengan topik yang bervariasi dengan seluruh anggota komunitas kami. Bekerjasama dengan perusahaan kami, terlibat dalam perbincangan dengan pemimpin dan karyawan NetApp, serta berpartisipasi dalam hasrat kami untuk melangkah lebih jauh dan cepat. Bergabunglah sekarang di www.netapp.com/us/communities.
Harga dan Ketersediaan
Semua harga yang ditawarkan pada pelanggan yang dijelaskan dalam rilis ini tersedia di NetApp dan para reseller partner. Semua penawaran tersedia mulai hari ini.
Tentang NetApp
NetApp menciptakan solusi-solusi storage dan pengelolaan data inovatif yang membantu Anda mempercepat terobosan-terobosan bisnis dan mencapai efisiensi biaya yang luar biasa. Temukan produk dan solusi NetApp untuk membantu perusahaan-perusahaan di seluruh dunia bergerak lebih jauh, lebih cepat di www.netapp.com.
Sebelum Akusisi Selesai, Cisco dan TANDBERG Paparkan Roadmap Teknologi
Sebelum Akusisi Selesai, Cisco dan TANDBERG Paparkan Roadmap Teknologi
JAKARTA, Indonesia – 8 Maret 2010 – Cisco (NASDAQ: CSCO) dan TANDBERG (OSLO:TAA.OL) memaparkan portofolio produk terintegrasinya yang akan diluncurkan setelah proses akuisisi selesai. Cisco dan TANDBERG tetap menjadi kompetitor sampai akuisisi selesai. Kedua perusahaan memperkirakan prosesnya akan selesai pada pertengahan tahun 2010 ini.
Cisco dan TANDBERG percaya bahwa kompetisi dan perluasan bisnis paling baik dilakukan dengan memanfaatkan standar terbuka dan interoperabilitias. Setelah proses akuisisi selesai, Cisco akan membuat arsitektur terbuka yang akan menyediakan interoperabilitas lebih handal bersama TANDBERG dan pihak ketiga lainnya. Arsitektur terintegrasi ini akan memperluas fitur yang bermanfaat bagi pelanggan seperti misalnya One Button to Push dan Continuous Presence, serta integrasi dengan platform unified communications.
Cisco dan TANDBERG mengumumkan kembali rencananya untuk membentuk Cisco TelePresence Technology Group yang akan mempertahankan dan mengembangkan lini produk dari kedua perusahaan setelah transaksi selesai. Portofolio yang terintegrasi dari TelePresence Technology Group akan terdiri dari kelompok produk berikut ini:
TelePresence: Produk utama Cisco TelePresence System 3000 series termasuk Cisco TelePresence System 3000/3010 dan Cisco TelePresence System 3200/3210 akan tetap diposisikan sebagai solusi yang memaksimalkan pengalaman bertemu secara virtual dan dapat dikembangkan secara bertahap. TANDBERG Total TelePresence Solution termasuk T3 dan T1 akan diposisikan sebagai solusi yang pemasangannya dapat disesuaikan dengan dengan lingkungan kerja. Tidak lama setelah akuisisi selesai, Cisco akan memungkinkan interoperabilitas antar sistem dan sistem multilayar lainnya.
Sistem yang Dapat Ditempatkan di Berbagai Ruang: TANDBERG Profile Series akan terus menyediakan berbagai pilihan bagi para pelanggan di ruang rapat, dan Cisco TelePresence System 1300 akan melengkapinya dengan menawarkan pengalaman pertemuan langsung secara virtual pada ruang konferensi serbaguna.
Sistem Personal: Portofolio sistem personal TANDBERG yang handal akan tetap dipertahankan begitu pun Cisco TelePresence System 1100 dan Cisco TelePresence System 500. Selanjutnya, produk yang terintegarsi akan memenuhi kebutuhan individu di kantor, rumah maupun di perjalanan.
Portofolio Platform: C series dari TANDBERG, MXP codecs, set-top systems serta PC video dan kamera berdefinisi tinggi akan berfungsi sebagai landasan bagi integrasi luas yang memberikan lebih banyak pilihan. Penawaran ini akan tetap tersedia melaui para system integrator dan bagi pelanggan yang memilih untuk membeli sistem yang melakukan interoperabilitas dengan solusi dari Cisco, TANDBERG dan sistem pihak ketiga yang telah tersedia saat ini mau pun di masa datang.
Infrastruktur: Infrastruktur dari seluruh lini produk kedua perusahaan akan tetap tersedia bagi integrator dan para pelanggan. Hal ini mencakup, misalnya, Codian Multipoint Control Unit (MCUs). Portfolio infrastruktur gabungan akan membentuk basis arsitektur Cisco TelePresence, sehingga nantinya dapat menyediakan interoperabilitas yang kemampuannya telah ditingkatkan dengan solusi yang kompetitif, memungkinkan komunikasi antar perusahaan dan integrasi dengan media digital serta solusi kolaborasi lainnya dari Cisco dan perusahaan lain.
TelePresence sebagai Layanan: Penawaran Cisco TelePresence Exchange dan Cisco TelePresence Public Suites akan terus menyediakan kemampuan untuk menghubungkan antar perusahaan secara aman. Saat ini, banyak operator telekomunikasi di seluruh dunia bekerja sama dengan Cisco untuk menyediakan layanan yang mengubungkan antar perusahaan.
Selain pengumuman tentang kelompok produk, juga telah ditentukan bahwa organisasi penjualan dan channel TANDBERG akan menjadi tim spesialis penjualan dalam Cisco setelah akusisi selesai. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelanggan bahwa mereka akan terus mendapatkan keuntungan dari hubungan yang terpercaya seperti yang saat ini mereka nikmati dengan Cisco atau TANDBERG.
Tentang Cisco Systems
Cisco (NASDAQ: CSCO) adalah pemimpin dunia di bidang jaringan untuk internet yang mengubah cara manusia berhubungan, berkomunikasi dan berkolaborasi, tahun ini merayakan inovasi teknologi, keunggulan operasional dan corporate social responsibility mereka yang ke-25. Informasi mengenai Cisco dapat dilihat pada http://www.cisco.com. Untuk berita terbaru silakan kunjungi http://newsroom.cisco.com. Produk Cisco disediakan di Indonesia oleh Cisco Systems International, BV, anak perusahaan dari Cisco Systems, Inc.
Tentang TANDBERG
TANDBERG adalah pemimpin dalam menyediakan telepresence, konferensi video berdefinisi tinggi serta produk dan layanan mobile video. Perusahaan ini memiliki dua kantor pusat di New York dan Oslo. TANDBERG merancang, mengembangkan dan memasarkan sistem dan piranti lunak untuk komunikasi video, suara dan data. TANDBERG menyediakan penjualan, dukungan dan layanan bernilai tambah di lebih dari 90 negara di seluruh dunia. TANDBERG tercatatt di Bursa Saham Oslo dengan kode TAA.OL. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.tandberg.com.
NetApp Memimpin Pasar SAN Dengan Lebih Dari 30.000 Pelanggan
NetApp Memimpin Pasar SAN Dengan Lebih Dari 30.000 Pelanggan
Dengan Teknologi Dan Solusi Rekanan Yang Unik, NetApp Mendorong Pertumbuhan Di Pasar SAN
SUNNYVALE, Calif. – 1 Maret 2010 – NetApp (NASDAQ: NTAP) hari ini mengumumkan sebuah kejadian penting dalam pengimplementasian SAN untuk perusahaan, yaitu lebih dari 30.000 pelanggan telah mengimplementasikan Storage Area Network (SAN) dari NetApp di seluruh dunia. Bisnis SAN (Fibre Channel, iSCSI, dan Fibre Channel over Ethernet) NetApp telah berkembang lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun terakhir dengan menyediakan sederet teknologi terdepan bagi para pelanggan NetApp, termasuk thin provisioning, deduplikasi di primary storage, dan RAID-DP®. NetApp juga memaksimalkan kerja sama yang kuat dengan perusahaan-perusahaan seperti Brocade, Cisco, Microsoft, dan VMware.
Solusi-solusi SAN dari NetApp berbasis operating system Data ONTAP®, dengan teknologi terdepan seperti FlexVol®, FlexClone®, Snapshot™, dan RAID-DP, serta NetApp® Unified Storage Architecture di seluruh jajaran Fabric-Attached Storage (FAS) NetApp untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan para pelanggan. NetApp merupakan satu-satunya vendor solusi SAN yang mendukung iSCSI dan Fibre Channel over Ethernet (FCoE), serta mendukung Network-Attached Storage (NAS) dalam satu infrastruktur yang terintegrasi. FCoE merupakan perkembangan yang logis atas pendekatan unified storage NetApp yang menyediakan pelanggan Fibre Channel (FC) SAN sebuah tahapan yang evolusioner untuk melakukan migrasi path dikemudian hari. NetApp membantu pelanggan meningkatkan utilisasi dan efisiensi storage, mengurangi biaya, serta menggabungkan kemampuan perlindungan data dan juga disaster recovery di dalam satu platform storage, dan pada saat yang sama bisa merasakan SAN Performa dan availability dari pemimpin di industri SAN.
Berdasarkan laporan Worldwide Quarterly Disk Storage Systems Tracker dari IDC di kuartal ketiga tahun 2009, NetApp tumbuh lebih cepat dari pasar FC SAN setiap tahunnya. Jika dibandingkan dengan tahun 2008, NetApp mendapatkan satu point of revenue di pasar saham, sehingga meningkatkan pendapatan saham NetApp sebesar 6,2% di tiga kuartal pertama tahun 2009. Dalam hal kapasitas, NetApp berkembang dua setengah kali lipat lebih cepat dari pasar setiap tahunnya dan menguasai 9,5% saham di pasar FC SAN di kuartal pertama 2009 sampai kuartal ketiga.
“Kami membandingkan beberapa solusi-solusi SAN, untuk beberapa kasus dengan beberapa vendor yang pernah bekerja sama dengan kami,” ujar Thomas Gessel, senior vice president dan technology officer dari TruWest Credit Union. “Selain inside track di beberapa solusi storage yang pernah kami implementasikan, kami menemukan bahwa NetApp menyediakan solusi yang terbaik secara keseluruhan. Fleksibilitas dari NFS, SMB 2.X dan storage yang terhubung dengan Fibre Channel memberikan akses storage yang tepat apapun aplikasinya, serta membantu kami memenuhi kebutuhan-kebutuhan bisnis kami dengan lebih baik.”
“Kami sering mengalami masalah ketika kami ingin meng-upgrade storage kami dan ketika mencari backup dan recovery routine yang mencakup banyak sistem-sistem yang terpisah,” ujar Alekseiv Pavlinik, network administrator dari The College of Saint Rose. “Oleh karena itu kami beralih ke NetApp. Dengan solusi NetApp, sekarang kami memiliki solusi backup dan recovery yang cepat, dapat diandalkan, dan yang mendukung semua sistem Fibre Channel, SMB 2.X, serta iSCSI di satu jaringan, sehingga dapat mempermudah hidup kita semua.”
“Pertumbuhan NetApp di ranah pasar SAN merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri, dan hal ini menegaskan komitmen NetApp untuk menyediakan teknologi yang kuat di lingkungan yang mudah untuk diatur,” ujar Joel Reich, vice president dan general manager of the SAN/iSAN Business Unit NetApp. “Kami menawarkan solusi lengkap yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan kami akan performa dan efisiensi storage yang tinggi. Kami akan terus mendorong pertumbuhan di semua aspek bisnis SAN kami.”
Diskusikan berita ini di NetApp community, dimana Anda bisa bertukar pikiran dan ide mengenai berbagai topik dengan anggota komunitas kami. Berkolaborasi dengan perusahaan kami; berbincang dengan karyawan dan pimpinan NetApp; serta berpartisipasi dalam hasrat kami untuk go further, faster. Bergabunglah sekarang di www.netapp.com/us/communities.
Tentang NetApp
NetApp menciptakan solusi-solusi storage dan pengelolaan data inovatif yang membantu Anda mempercepat terobosan-terobosan bisnis dan mencapai efisiensi biaya yang luar biasa. Temukan produk dan solusi NetApp untuk membantu perusahaan-perusahaan di seluruh dunia bergerak lebih jauh, lebih cepat di www.netapp.com.
