Ikan tuna sirip biru yang terancam punah terjual pada acara pelelangan ikan pertama tahun ini di Tokyo, Jepang. Ikan seberat 200 kg ini dibeli dengan harga 14 juta yen (USD 117.283) atau (Rp 1,6 miliar) saat lelang yang diadakan Selasa (5/1) di Pasar Ikan Tsukiji.
Foto: Pemilik resto sushi Zanmai, Kiyoshi Kimura bersama tuna sirip biru Rp. 1.6 miliar
... Ikan tuna sirip biru berhasil ditangkap di wilayah perairan Aomori dekat pesisir Oma bagian utara Jepang.
Pembeli ikan ini adalah Kiyoshi Kimura seorang pemilik jaringan restoran sushi dan dia telah memenangkan lelang ikan sebanyak lima kali berturut-turut.
Harga ikan di Jepang pada saat pelelangan awal tahun ini lebih tinggi dari harga normal, karena pelelangan perdana ini dianggap menguntungkan untuk bisnis.
Lelang ikan awal tahun ini dikuti oleh para pemilik restoran, mereka berani merogoh kocek untuk menebus satu ikan dengan harga fantastis, yang merupakan ikan pertama di tahun ini. Namun beberapa orang menganggap bahwa peningkatan harga jual tahun ini menjadi petanda buruk bagi spesies secara keseluruhan. “Mengingat populasi ini berada dalam kondisi yang mengerikan, mencapai angka 4% penurunan yangmana memberi perhatian khusus pada pelelangan bahwa harganya akan kembali meningkat,” jelas Amanda Nickson, direktur Konservasi Global Tuna seperti dilansir BBC.
Foto: Karyawan Kimura menaikkan ikan mahal keatas gerobak
Pasar ikan terkenal yang berusia 80 tahun ini telah pindah ke lokasi baru pada November silam, sehingga acara lelang diadakan di tempat baru. Kepindahan pasar ikan ke tempat baru di teluk Tokyo sempat mengalami penundaan karena ditemukannya bahan beracun disekitar lokasi. Tempat ini sebelumnya digunakan sebagai pabrik batubara. Lokasi lama pasar ikan Tsukiji akan dibangun taman tepian air, pusat perbelanjaan dan pelabuhan kapal ferry.
Tahun lalu Kimura membeli ikan tuna sirip biru seharga 4,51 juta yen (Rp. 472,4 juta), harga yang sangat jauh berbeda dengan yang dibayarkan pada lelang kali ini. Kendati demikian pada 2013 Kimura membeli ikan dengan harga fantastis senilai 155 juta yen (Rp. 18 miliar). Saat itu ikan yang dibeli dengan harga super mahal ini menuai banyak kritikan dan mendorong terjadinya penurunan harga pada tahun berikutnya. Jepang merupakan negara yang paling banyak mengkonsumsi mayoritas tuna sirip biru yang melimpah di seluruh dunia. Meski penggemar sushi bertambah banyak dari berbagai belahan dunia. Permintaan akan tuna sirip biru juga mengalami peningkatan. Sehingga populasi tuna yang ada tiga jenis di dunia ini mengalami penurunan dan di ambang kepunahan. Tuna sirip biru dapat ditemui di lautan Pasifik, Utara dan Atlantik. Pecinta lingkungan telah mengingatkan bahwa ikan jenis ini sedang berada di ambang kepunahan dan mereka meminta untuk segera diterapkan aturan yang melarang jual beli ikan tuna sirip biru.
Manusia tertua di dunia Misao Okawa yang berasal dari Jepang telah tutup usia disebabkan oleh kegagalan jantung. Usia terakhirnya tercatat pada 117 tahun. ... Ia telah menjalani perawatan rumah di Osaka, kota tempat kelahirannya pada 5 Maret 1898. Okawa memiliki tiga anak, empat cucu dan 6 cicit. Rekor Dunia Guiness pada 2013 mencatatkan Okawa sebagai manusia hidup tertua di dunia sehingga otomatis juga sebagai wanita tertua di dunia. Awal bulan ini ketika Okawa merayakan hari jadinya, kepada media BBC ia mengatakan, 117 tahun tidak terlihat begitu lama. Hari jadinya ini disambut hangat oleh masyarakat Jepang, sehingga acara ini ditampilkan di televisi nasional. Ia juga mengatakan resep ampuhnya untuk berumur panjang karena kegemarannya menyantap sushi, makanan sehat ala Jepang dan menjaga tidur malamnya selama delapan jam. Ia juga suka makan ikan makarel yang disajikan bersama dengan nasi kukus ditambah cuka. Okawa terlahir dari seorang pembuat kimono, baju wanita khas Jepang. Pada 1919 ia menikah dengan Yukio, kemudian mereka bersama – sama menjalankan usaha dan tinggal di Kobe. Ketika Yukio wafat pada 1931 Okawa kembali tinggal di Osaka. Selama hidupnya Okawa telah menyaksikan banyak sejarah dibuat, diantaranya dipimpin oleh 4 kaisar Jepang, melihat enam kali pergantian Kerajaan Inggris dan juga 20 kali pergantian Presiden Amerika Serikat. Craig Glenday, pemimpin Rekor Dunia Guinness sebelumnya pernah mengatakan tentang umur panjangnya yang cukup mengesankan adalah bukti dan inspirasi dari gaya hidup Jepang. Sejak itu nama Okawa telah dimasukkan ke dalam situs Guinness sebagai manusia tertua yang masih hidup di dunia. Sekarang belum diketahui siapa yang memegang rekor manusia tertua di dunia, namun dalam situs Guinness tercatat lelaki tertua di dunia adalah Sakari Momoi asal Jepang yang pada Februari lalu berusia 112 tahun. Manusia tertua yang pernah tercatat dalam rekor dunia Guinness adalah Jeanne Calment yang wafat pada Agustus 1997 berasal dari Perancis, ia tercatat berusia 122 tahun 164 hari. Pada tahun 2050 Jepang diperkirakan akan memiliki 600.000 orang yang berusia diatas 100 tahun, angka ini jauh diatas dari negara AS, dengan kelompok besar manusia satu abad meskipun berasal dari negara dengan populasi kecil.
Read More.. Label: ikan makarel, Jepang, manusia tertua di dunia, Misao Okawa, rekor dunia guinness, sushi, tutup usia