Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama pada Sabtu (11/4) mengatakan bahwa Hillary Clinton akan cocok untuk menjadi presiden AS. Hal ini diungkapkan pada malam pengesahannya sebagai calon presiden dari partai Demokrat untuk pemilu 2016. ... Pada pemilu 2008, Obama mengalahkan Hillary Clinton, saat melakukan kampanye yang meletihkan mereka berlomba untuk menjadi Presiden AS. Saat itu Clinton berusaha keras untuk menjadi presiden wanita pertama di AS, ia dinominasikan oleh partai Demokrat, sementara Obama dari partai yang sama menang dan tercatat sebagai presiden kulit hitam pertama di AS. “Pada 2008 ia adalah kandidat yang hebat. Ia juga menjadi pendukung setiaku dalam pemilihan umum. Ia adalah seorang menteri luar negeri yang luar biasa. Ia adalah temanku, “ucap Presiden Obama seperti dilansir CNA, saat pertemuan puncak di Panama. “Kupikir ia akan menjadi presiden yang unggul. ”tambah Obama. Beberapa media di AS mengutip sumber dari tim kampanye Clinton, mengatakan calon presiden berusia 67 tahun ini akan mengumumkan pencalonan dirinya dari partai Demokrat pada Minggu (12/4). Mantan ibu negara ini diharapkan akan menjadi pelopor menuju kursi kepresidenan AS mengikuti jejak kesuksesan yang diraih Presiden Obama. Istri dari mantan Presiden AS, Bill Clinton memimpin opini jajak pendapat diantara pengikut Demokrat. Menurut keterangan dari partai Demokrat, Clinton yang kalah dari pesaing Demokrat terberatnya Barrack Obama pada pemilu 2008, akan mengumumkan kampanyenya melalui tayangan video dan media sosial. Pekan depan ia akan melakukan perjalanan kampanyenya ke Iowa, yang akan menjadi kontes pencalonan pada awal 2016. Robby Mook, manajer kampanye Clinton mengatakan kepada seleruh stafnya bahwa tujuan dari kampanye Clinton kali ini untuk memenangkan kursi kepresidenan, kampanye ini bukan tentang dirinya, tapi setiap hari tentang warga Amerika. Tema kampanye Clinton kali ini adalah ´We Are Hillary for America´ (Kami adalah Hillary untuk Amerika). “Kami rendah hati: kami tak mengambil sesuatu begitu saja, kami tak pernah takut untuk kalah, kami selalu bersaing dan berjuang untuk setiap suara yang dapat dimenangkan. Kami tahu bahwa kampanye ini akan dimenangkan di tiap negara bagian, “ungkap Mook dalam pernyataannya. Situs RealClearPolitics menyatakan sebanyak 60% mengatakan akan memilih Hillary dalam pemilihan pendahuluan. Dua kandidat potensial lainnya Senator Elizabeth Warren dan wakil presiden Joe Biden belum mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai kandidat dalam pemilu. Dari kubu lawan politik partai Demokrat, Senator Rand Paul dari Kentucky dan Ted Cruz dari Texas, keduanya telah menyatakan kesiapannya untuk turut serta maju dalam pemilu sebagai kandidat presiden AS berikutnya. Diikuti dengan kandidat lainnya termasuk Jeb Bush mantan Gubernur Florida, yang juga adik dari mantan Presiden George W Bush. Jeb berasal dari keluarga politisi juga anak dari mantan Presiden George H W Bush. Menyusul Senator Marco Rubio dari Florida yang akan mengumumkan keikutsertaannya pada Senin (13/4). Pelacakan jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters-Ipos menunjukkan bahwa Clinton mendapat dukungan lebih dari 60% anggota partai Demokrat. Senator AS, Elizabeth Warren perwakilan dari Massachusetts mengatakan ia tidak ikut dalam pencalonan kandidat dan posisi kedua ditempati dengan perbedaan 18%. Sejauh ini, mantan Gubernur Maryland, Martin O´Malley dan mantan Senator AS dari Virginia, Jim Webb mereka menjadi pesaing utama dari Demokrat bagi Clinton untuk menjegal langkahnya. Rangkaian hasil jajak pendapat yang dilakukan tahun ini menunjukkan bahwa Hilarry Clinton berada di depan dari semua lawan – lawan potensial politiknya dari partai Republik. Meskipun perbedaan kian mendekat dalam beberapa pekan terakhir. Tim kampanye membuat strategi agar Hillary tampil rendah hati, agar mampu mendongkrak citra dan menghilangkan keraguan terhadap dirinya dan terbukti dengan naiknya pamor Hillary dalam beberapa pekan terakhir. Strategi ini dimaksud untuk meredam terkejutnya warga AS terutama para politisi setelah terkuaknya insiden akun email Hillary, sewaktu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri periode 2009 – 2013. Hillary Clinton akan mencoba dengan apa yang diumpamakan untuk menembus langit – langit kaca tertinggi dan paling sulit. Menurut keterangan dari tim sukses Cilnton, bahwa kampanye Clinton pada pemilihan November 2016 akan menitik beratkan rencananya pada kesejahteraan ekonomi dan akan menorehkan sejarah sebagai perempuan pertama yang menjadi Presiden AS. Namun setelah satu dekade menjadi sorotan publik sebagai ibu negara dari mantan Presiden Bill Clinton, seorang senator AS dan mantan Menteri Luar Negeri, ia dihadapkan pada tantangan untuk dapat merangkul dan menjalin hubungan dengan warga AS kelas menengah dan bawah yang menjadi pemilih biasa. Clinton juga harus dapat mengatasi sebuah kontroversi terkait penggunaan akun email pribadi saat ia menjabat sebagai menteri luar negeri, kubu Republikan menanggapi hal ini sebagai kegemarannya akan kerahasiaan. Clinton mengatakan ia menggunakan email pribadi untuk kenyamanan dan seharusnya ia menggunakan akun email pemerintah, tapi tak ada aturan yang dilanggar. Sementara kejelasan tentang donasi negara asing dan bisnisnya melalui Yayasan Clinton sewaktu dirinya menjadi menteri luar negeri juga menimbulkan pertanyaan tentang adanya potensi konflik kepentingan.
Read More.. Label: Bill Clinton, Hillary Clinton, kampanye Clinton 2016, Presiden AS, Presiden Barrack Obama, Presiden BushWASHINGTON – Serangan aksi kejahatan cyber yang menghancurkan dialami perusahaan film Sony Picture. Pejabat gedung putih pada Selasa mengumumkan pembentukan unit intelijen baru yang akan melakukan kordinasi atas hasil analisa dari ancaman kejahatan cyber. ...Penasehat Keamanan Dalam Negeri dan Kontra Terorisme, Lisa Monaco, mengatakan bahwa pembentukan lembaga baru ini akan cepat mengumpulkan dan menyebarluaskan data atas aksi penyusupan dunia maya, yang katanya “berukuran besar dan sangat canggih kepada seluruh badan intelijen di AS”. “Saat ini, tidak ada satupun kesatuan pemerintahan yang bertanggung jawab untuk memproduksi penilaian terhadap ancaman dunia maya secara terkordinasi, serta dengan cepat berbagi informasi tersebut “sambung Monaco di Wilson Center Washington, seperti dikutip Reuters. Unit intelijen baru ini, ‘Cyber Threat Intelligence Center’(Pusat Integrasi Intelijen Ancaman Dunia Maya) bertujuan untuk mengatasi masalah – masalah tersebut. Presiden AS, Barrack Obama telah menempatkan masalah keamanan dunia maya pada posisi teratas pada agenda 2015, hal ini dipicu atas serangan yang dialami Sony Picture, Home Depot Inc, Anthem Inc dan Target Corp serta situs pemerintah federal. Pejabat AS telah menjelaskan bahwa serangan tehadap Sony Picture sebagai suatu yang mengkhawatirkan karena hackers dapat mencuri data, melemahkan sistim computer dan menekan studio ini untuk menahan peluncuran film satir tentang pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Pihak penyelidik kejahatan federal (FBI) mengambil langkah yang tak biasa untuk melakukan penyelidikan yang mana secara umum menuduh Korea Utara menjadi dalang dari serangan ini. Pada Jum’at ini, Obama direncanakan akan menghadiri acara pertemuan cyber dengan industri dan para pemimpin pemerintah di Universitas Stanfort, California, AS. Para pemimpin perusahaan keamanan memuji sikap Obama yang fokus untuk meningkatkan keamanan dunia maya, namun beberapa orang mempertanyakan apakah pembentukan unit intelijen baru ini sebagai jawabannya dan apakah harus menjadi bagian dari komunitas intelijen AS yang rahasia. Tanggung jawab atas keamanan dunia maya telah menyebar di seluruh lembaga pemerintahan AS, termasuk National Security Agency (Badan Keamanan Nasional), Department of Homeland Security (Departemen Keamanan Dalam Negeri), FBI, dan US Military Cyber Command (Komando Militer AS divisi dunia maya). “Apakah ini akan afektif ? Apakah ini merupakan reorganisasi ?” ungkap Amit Yoran, pemimpin firma keamanan RSA. Ia menambahkan, rangkaian dari serangan tingkat tinggi menunjukkan bahwa perubahan itu diperlukan. “Kami tidak dapat menyelesaikan masalah dunia maya ini, “tambah Yoran Tak ada lembaga yang mirip DHS ini, akan mau berbagi informasi ancaman dunia maya dengan perusahaan non pemerintah. “Aku berpikir bahwa ini terlalu berlebihan. Anda tidak serta merta memerlukan unit intelijen dunia maya yang baru, “ujar Tom Kellermann, Kepala Keamanan dari Trend Micro Inc. Monaco menolak adanya kritikan itu, ia mengatakan unit baru ini yang diharapkan dalam bentuk kecil, tidak akan saling tumpang tindih dengan badan intelijen yang sudah ada dan memiliki operasi yang menyelidiki dan mengganggu serangan dunia maya. Sebaliknya, ini akan dengan cepat berbagi informasi intelijen dengan tepat waktu. Ketua Komite Parlemen, Michael McCaul di kantor Keamanan Dalam Negeri menyatakan, menyambut baik usaha untuk meningkatkan koordinasi pada penyusupan dunia maya di pemerintahan AS. “Melakukan perbaikan dalam proses berbagi informasi antara komunitas intelijen dan mitra sipil pemerintah, merupakan langkah awal yang baik, “tulis seorang dari partai Republik dalam pernyataannya. Monaco memperbaharui permohonan Gedung Putih kepada Kongres untuk meloloskan peraturan serta mendorong perusahaan sipil untuk berbagi data dari serangan dunia maya dengan pemerintah dan institusi lainnya. Sebelumnya usaha ini telah diajukan namun terhalang dengan masalah kewajiban dan privasi. Bulan lalu Obama mengajukan undang – undang membentuk keseimbangan, menawarkan perlindungan bagi perusahaan yang memberikan informasi secara cepat kepada pemerintah, serta mewajibkan mereka untuk mengahapus data – data pribadi. Sementara pada kesempatan lain, Gedung Putih mengatakan, pemerintah Beijing menyebut Presiden Obama melakukan ‘kerja cepat’ untuk menanggulangi permasalahan ancaman dunia maya. Baik pihak AS maupun China, keduanya sedang mempersiapkan kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Washington pada September mendatang. Kedua negara yang saat ini menjadi raksasa ekonomi, tengah berusaha untuk meredakan ketegangan terkait maraknya tuduhan saling membajak serta aksi pencurian di dunia maya. Pada Selasa, pihak Gedung Putih dalam pernyataannya mengatakan, bahwa Presiden Obama telah berkomunikasi via telepon dengan Presiden Xi bahwa ia menantikan kehadirannya dan akan menyambutnya di Washington untuk kunjungan resmi kenegaraan tahun ini. Kantor media milik pemerintah China, Xinhua pada Rabu mengatakan, bahwa Presiden Xi akan berkunjung pada September. “Selama percakapan, kedua pihak menyetujui untuk membuat persiapan penuh guna meyakinkan kesuksesan dari kunjungan ini, “tulis laporan Gedung Putih “Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka untuk berkordinasi secara erat menghadapi tantangan dari masalah keamanan cyber, termasuk bersama – sama mendorong Iran untuk menyetujui kesempatan bersejarah yang ditawarkan dalam negosiasi P5+1. Pembahasan rencana nuklir Iran dengan negara AS, Rusia, China, Inggris dan Perancis ditujukan untuk mencapai kesepakatan yang akan meredam kekhawatiran pihak Barat. Mereka mengkhawatirkan bahwa Teheran akan mengejar pembuatan senjata nuklir secara rahasia. Sebagai imbalannya ditawarkan pencabutan sanksi ekonomi yang telah merusakkan kondisi ekonomi di Iran. 30 Juni 2015 merupakan batas akhir bagi Iran untuk menentukan pilihannya dan para pejabat negara Barat mengatakan mereka bermaksud menyetujui substansi dari kesepakatan ini pada Maret mendatang. “Kami berharap pihak AS dapat memberi perhatian terhadap kekhawatiran China tentang masalah Taiwan dan Tibet serta menghindari campur tangan yang tidak perlu yang akan mengganggu hubungan China – AS, “ungkap Presiden Xi, seperti dikutip media Xinhua. Sebelumnya China merasa sangat keberatan ketika pihak AS menjual senjata ke Taiwan. Pemerintahan Beijing juga selalu mengingatkan pihak asing yang memberi dukungan kepada Dalai Lama yang berada di pengasingan. Pihak Beijing menganggap Dalai Lama sebagai pemecah belah yang berusaha agar Tibet menjadi negara merdeka.
Read More.. Label: ancaman cyber, kejahatan dunia maya, Lisa Monaco, Presiden AS, Presiden China, Pusat Integrasi Intelijen Ancaman Dunia MayaObama mengajak keluarganya berlibur ke Hawaii selama 17 hari, sementara Perdana Menteri Inggris pada pidatonya lebih menekankan kualitas hubungan sosial antar sesama warga Inggris dan seluruh dunia. Aktifitas Natal Pemimpin Dunia Obama mengajak keluarganya berlibur ke Hawaii selama 17 hari, sementara Perdana Menteri Inggris pada pidatonya lebih menekankan kualitas hubungan sosial antar sesama warga Inggris dan seluruh dunia. Presiden Amerika Barrack Obama menikmati masa libur Natal dan Tahun barunya di tanah kelahirannya bersama keluarganya di Hawaii. Libur ini berlangsung selama 17 hari dan baru akan kembali ke Washington pada 4 Januari. Liburan yang berlangsung selama lebih dari 2 minggu ini berlokasi di pulau Oahu, Hawaii. Selama 3 tahun terakhir keluarga Obama selalu berkunkung ke wilayah Kailua di pulau Oahu. Selama Obama dan keluarga berada di Hawaii tidak ada rencana acara untuk ia dan keluarganya tampil dimuka publik. Juru bicara gedung putih mengatakan, Presiden (Obama) dan keluarganya tidak ada rencana untuk menghadiri acara public selama mereka di Hawaii. Obama akan menghabiskan waktu berliburnya dengan bermain golf, makan malam keluarga di restoran di Honolulu dan menemani aktifitas putrinya yang gemar mendaki dan membentuk patung es. Sebelum kepergiannya ke Hawaii, Obama sempat mengucapkan “mele kalikimaka” yang artinya Selamat Natal kepada para awak media di Gedung Putih, seperti dilansir TheStar. Keluarga Obama juga turut serta membawa anjing kesayangan mereka Bo dan Sunny ke Hawaii. Sejak Obama menjabat sebagai Presiden AS, setiap liburan musim dingin keluarga ini selalu menikmatinya di tanah kelahiran Obama. Setidaknya liburan keluarga Obama cukup menelan biaya besar, pada 2012 menghabiskan biaya US$ 7 juta (Rp. 87,136,621,180,- ), biaya liburan pada 2013 berkurang menjadi US$ 4 juta (Rp. 49,792,354,960,- ). “Saya tidak mempunyai keinginan yang banyak saat libur Natal ini, karena saya telah memilikinya, “ungkap ibu Negara seperti dikutip DailyMail. “Saya hanya ingin semua orang bisa bahagia dan saya ingin tidur. Itu yang saya inginkan untuk Natal ini. Saya ingin untuk dapat tidur larut malam, mungkin saya akan mendapatkannya, “tambah Michelle Obama. Sementara itu Perdana Menteri Inggris dalam pidatonya menyambut liburan musim dingin ini mengucapkan Selamat Natal untuk seluruh warga Inggris dan juga seluruh dunia yang merayakan Natal. Kali ini pidatonya menekankan pentingnya saling berbagi kepada sesama di seluruh dunia. “Pada Natal ini kita dapat berbahagia sebagai sebuah negara dengan cara kita menghargai nilai – nilai kemanusiaan dengan menolong sesama di dalam negeri dan di seluruh dunia, “ungkap Perdana Menteri, David Cameron. Pada hari Natal ribuan tentara Inggris pria dan wanita akan berada jauh dari rumah mereka untuk melindungi masyarakat dan komunitas dari ancaman aksi terrorisme dan penyakit. Sementara disini dirumah sendiri ribuan polisi, anggota pemadam kebakaran, tenaga paramedic dan layanan darurat lainnya akan bekerja keras untuk menjaga warga Inggris agar tetap aman dan baik. “Jadi pada Natal ini, saat kita merayakan kelahiran Kristus bersama teman, keluarga dan tetangga, mari kita berpikir juga bagi mereka yang butuh bantuan yang ada di Inggris maupun di seluruh dunia dan para pekerja profesional yang luar biasa juga para sukarelawan yang menolong mereka, “ungkap Perdana Menteri Inggris mengakhiri pidatonya, seperti dikutip gov.uk.
Read More.. Label: Christmas, Natal 2014, Perdana Menteri Inggris, Presiden AS