THE HAGUE – Mantan pemimpin Serbia Bosnia Radovan Karadzic dinyatakan bersalah oleh pengadilan mahkamah internasional, atas pembunuhan masal waga Srebrenica pada 1995. Aksi Karadzic merupakan kejahatan perang terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II. Pada Kamis (24/3) Pengadilan Kejahatan Internasional menjatuhkan hukuman penjara pada Karadzic selama 40 tahun.
Foto/NYTimes: Radovan Karadzic ajukan banding atas vonis 40 tahun penjara dirinya
... Karadzic, 70, merupakan mantan Presiden Republik Bosnia dan Serbia yang dinyatakan bersalah terhadap 10 tuntutan dari 11 yang diajukan jaksa penuntut pada Pengadilan Kriminal Internasional di The Hague, Belanda.
Karadzic dinyatakan dan terbukti sebagai dalang dari pembunuhan masal dan kejahatan perang lainnya di Bosnia pada periode 1992 – 1995.
“Terdakwa adalah satu-satunya orang dalam Republik Bosnia Serbia, yang memiliki kekuasaan untuk mencegah pembantaian pria muslim Bosnia,” ucap O-Gon Kwok Ketua Majelis Hakim dilansir Reuters. Dia menambahkan jumlah korban tewas kala itu mencapai 8.000 orang. “Bukannya melakukan pencegahan, dia malah memerintahkan para tahanan dipindah ke suatu tempat kemudian dieksekusi,” tambah Hakim Kwok. Dia menambahkan Karadzic secara pidana bertanggung jawab atas aksi pembunuhan serta penyerangan warga sipil. Juga terbukti bahwa mantan Pemimpin Serbia Bosnia ini saat perang di negaranya melakukan teror dengan mengepung selama 44 bulan kota Sarajevo ibukota Bosnia.
Pengadilan Internasional juga menyebutkan bahwa Karadzic memberi perintah kelompok militer Bosnia menembaki beberapa desa warga muslim dengan mortir. Pasukan PBB yang kala itu bertugas menjaga perdamaian, beberapa diantaranya terbukti disergap dan disandera atas perintah langsung dari Karadzic.
Konflik perang saudara di pecahan negara Yugoslavia ini menewaskan 100.000 jiwa selama periode 1992-1995.
Majelis Hakim juga menjelaskan bahwa pengepungan kota Sarajevo selama 44 bulan tak mungkin terjadi tanpa ada dukungan darinya, dia melakukan kejahatan kemanusiaan dalam upaya pembantaian etnis muslim dan warga Kroasia agar tidak menjadi bagian dari Bosnia. Dia juga berniat untuk membunuh seluruh pria muslim Bosnia di kota Srebrenica.
Menanggapi vonis yang dijatuhkan kepada dirinya, Karadzic membantah bahwa setiap aksi kejahatan kemanusiaan yang terjadi dalam perang Bosnia dilakukan oleh individu-individu dan bukan oleh pasukan yang berada dibawah komandonya.
Kepala Badan HAM PBB Zeid Ra’ad al-Hussein mengatakan vonis ini dijatuhkan setelah 21 tahun Radovan Karadzic didakwa. “Keputusan pengadilan juga menghilangkan keraguan bahwa perbuatan Karadzic berlatar belakang politik. Dia adalah sutradara dari pembunuhan masal ini,” terang Al-Hussein.
Tim pengacara Karadzic akan mengajukan banding terhadap vonis yang dijatuhkan. Proses ini dapat berlangsung selama beberapa tahun lagi. Hingga kini proses pengadilan Karadzic telah berlangsung selama 8 tahun.
Sementara diluar gedung Pengadilan seorang wanita korban perang Bosnia menunggu hasil sidang. Hatidza Mehmedovic kehilangan seluruh anggota keluarganya di Srebrenica. Dia sangat marah mendengar putusan itu dan tidak ada hukuman yang sangat keras bagi Karadzic. “Dia dapat hidup dalam penjara yang nyaman, sementara saya harus hidup di Srebrenica dimana ideology yang ditinggalkan Karadzic masih ada,” jelas Mehmedovic. “Saya tak memiliki saudara perempuan atau pria, tidak memiliki suami,” lanjutnya.
DELFT – Percobaan terakhir dari sebuah mesin baru sedang dilakukan peneliti dari Deltares Research Institute (DRI) tepat diluar kota Delft, Belanda. Percobaan dilakukan dalam sebuah tangki beton yang sangat besar, suara gelombang besar demi gelombang besar silih berganti memekakkan telinga. ... Ini adalah Delta Flume yang dapat menghasilkan ombak buatan terbesar di dunia. “Kemarin kami berhasil membuat ombak setinggi 5 meter, kami berharap dapat membuat lebih besar lagi,” ucap Dr Bas Hofland insinyur DRI seperti dikutip BBC. Fasilitas penelitian ini dilengkapi dengan tangki baja kotak setinggi 10 meter yang mendorong air bolak balik serta mampu menampung 9 juta liter air yang dipompa dari tempat penyimpanan dengan kecepatan 1.000 liter per detik. Pembangunannya memakan waktu selama 2 tahun serta menghabiskan dana 26 juta euro (Rp 422,5 miliar). Pergerakan ombak dapat disesuaikan dengan melakukan beberapa penyesuaian, mulai dari perairan berombak hingga lonjakan badai laut tsunami tunggal. Kemudian air ini dialirkan dalam pipa sempit sepanjang 300 meter. Pada akhirnya ilmuwan dapat menerapkan teknologi banjir yang digunakan untuk pertahanan dalam skala penuh, seperti waduk, tanggul dan hambatan untuk melihat apakah dapat mengatasi apa yang diberikan dari alam. “Untuk hal – hal tertentu kita tidak dapat membuatnya dalam skala kecil, beberapa hal, hal tertentu kami ingin membuatnya dengan model skala penuh,” jelas Dr Hofland. “Rumput di tanggul, atau tanah liat atau pasir itu adalah hal – hal yang mengalami perubahan bentuk,” sambung Dr Hofland. Belanda pernah dilanda banjir besar pada 1953. Pada wilayah seluas 1.500 km persegi dan hampir sebanyak 2.000 orang kehilangan nyawanya. Pemerintah Belanda memiliki alasan yang baik dengan tujuan untuk melindungi warganya dari wilayah laut, negara ini memiliki wilayah darat yang dua pertiganya sangat beresiko tinggi dilanda banjir. Mereka memiliki pengalaman pertama yang menakutkan, jika pertahanannya gagal maka pengalaman itu dapt datang kembali. Pada musim dingin 1953, terjadi gelombang pasang tinggi dan cuaca berbahaya yang dikombinasikan untuk menciptakan gelombang badai menghancurkan di Laut Utara. Di Inggris juga, tembok pertahanan laut mereka bocor dan lebih dari 300 nyawa melayang. Angka kematian di wilayah pesisir lebih dari 200 orang. Itu adalah sebuah titik balik perlawanan terhadap bahaya banjir menjadi sebuah prioritas. Bagi Belanda ini berarti konstruksi Delta Works, sebuah jaringan waduk, tanggul, pintu air untuk melindungi bagian – bagian terpenting dari negara. Zeeland, wilayah yang terletak di barat daya Belanda memiliki Oosterscheldekering sebuah hambatan gelombang badai sepanjang 9 kilometer. Sebuah mega struktur yang menghubungkan Schouwen-Duiveland dan Noord-Beveland. Bangunan penghambat badai ini buka sepanjang waktu serta memiliki pintu air yang secara otomatis menutup jika kondisi laut beurbah. Dr Bregje van Wesenbeeck, ahli ekologi pesisir mengatakan walaupun Belanda terlindungi sangat baik dari negara lainnya, namun masih perlu pembuktian dari sistim ini. “Semakin jauh kita membuat rencana, semakin sulit diprediksi apa yang akan terjadi,” ucap Wesenbeeck. Laporan dari Panel Internasional PBB tentang perubahan iklim mengingatkan pada 2100, permukaan air laut dunia akan mengalami peningkatan antara 28 hingga 98 sentimeter. Kajian lain yang dibuat Akademi Ilmu pengetahuan Nasional menemukan hal yang lebih buruk bahwa 600 juta dapat terkena dampak banjir tiap tahunnya dan akan mengalami kerugian sebesar USD 100 triliun (Rp 1,4 juta triliun) tiap tahunnya secara global. “Langkah resiko perlindungan banjir ini harus adaptif dan tidak kaku. Anda tak ingin terkunci dalam situasi buruk.,” ucap Wesenbeeck.
Read More.. Label: Belanda, dam Belanda, Delta Works, Deltares Research Institute, hambatan gelombang badai, Oosterscheldekering, wadukPara penduduk yang tinggal di kota Purmerend, sebelah utara Belanda, telah diingatkan untuk membawa payung jika keluar pada malam hari. ... Hal ini dikarenakan adanya serangan bertubi – tubi dari burung hantu. Puluhan warga setempat menderita luka di bagian kepala, kejadian ini dimulai sejak tiga minggu yang lalu akibat cakar dari burung hantu Eropa ini. Pada Selasa, dua orang yang sedang berlari juga diserang burung hantu, salah satu pelari lukanya harus dijahit karena terdapat lima titik luka di kepalanya. Burung yang berjenis elang burung hantu Eropa ini biasanya memangsa hewan mamalia kecil dan burung. Salah satu lokasi tempat penyerangan burung hantu merupakan rumah dari seorang penyandang cacat. Liselotte de Bruijn, juru bicara dari rumah tersebut kepada media AFP mengatakan, bahwa para warga dan pekerja sedikitnya telah mengalami 15 kali serangan di lokasi berbeda oleh burung yang beraktifitas pada malam hari ini. “Saat siang hari tak ada masalah, tapi ketika malam tiba kami keluar rumah dengan membawa alat perlindungan, seperti payung, helm atau topi serta apapun itu untuk melindungi kami dari serangan, “ucap de Bruijn, seperti dikutip BBC. Rabobank, bank asal negeri kincir angin itu memberikan payung secara cuma – cuma kepada para warga setempat. Jurubicara Rabobank mengatakan bahwa pihaknya bermaksud untuk mengirimkan falconer, pemburu yang menggunakan burung elang sebagai alat bantunya. Yayasan Burung Hantu Belanda mengatakan, ulah tak biasa dari burung ini mungkin sebagai akibat dari pemeliharaan burung ini di penangkaran dan menganggap manusia sebagai mangsa bagi mereka atau mungkin hanya naiknya tingkat hormon mereka saat musim kawin tiba. Dewan kota Purmerend mengingatkan kepada warga bahwa dilarang untuk menangkap burung hantu itu. “Prosedur ini membutuhkan waktu. Sementara kami meminta para warga untuk tidak berada dekat dengan burung hantu.”tulis Dewan Kota dalam pernyataannya. Burung hantu Eropa merupakan salahsatu jenis burung hantu terbesar, rentang sayap mereka mencapai 1,8 meter serta bobot tubuhnya mencapai 3 kilogram.
Read More.. Label: Belanda, burung hantu serang daerah pemukiman, burung hantu serang warga, kota Purmerend, musim kawin burung hantu